Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret (FT UNS) Surakarta mengadakan kuliah umum profesi pada Rabu (21/11/2018) di Ruang Seminar Utama FT UNS dengan Amirah Kaca, S.T., M.PA, alumni Teknik Industri yang pernah bekerja di IBM, Bank Indonesia, World Bank, dan BoE.

Kuliah umum dan diskusi praktek keilmuan teknik industri ini akan membahas tentang penerapan keilmuan Teknik Industri dalam hal public policy and economic development serta memberi saran-saran untuk mengembangkan diri dan menerapkan keilmuan teknik industri dalam organisasi di bangku kuliah. Acara ini merupakan kelanjutan dari Program INVENTOR (Integrated and Valuable Orientation for New Generation of Industrial Engineer) 2018 yang bertujuan untuk mengasah soft skill mahasiswa baru Teknik Industri UNS 2018.  Kuliah umum ini tidak hanya dihadiri oleh mahasiswa baru Teknik Industri UNS, namun juga akan dihadiri oleh seluruh mahasiswa Teknik Industri UNS dan tamu undangan dari berbagai Universitas di daerah Solo Raya.

Amirah Kaca menekankan bahwa sebelum memasuki dunia kerja mahasiswa harus memiliki pola pikir “What problems I want to solve not companies where I want to work”.

“Keunggulan kita sebagai seorang teknik industry adalah kemampuan untuk berpikir secara sistem sehingga seorang teknik industry dapat menerapkan keunggulannya ini baik di industry manapu, juga sistem ekonomi, sektor publik, bahkan politik,” ujar Amirah Kaca di sela-sela memberikan kuliah.

Salah satu mahasiswa Teknik Industri FT UNS angkatan tahun 2016, Martha Widhi mengajukan pertanyaan kepada pembicara.

“Saya ingin tahu bagaimana seorang milenial yang memiliki pemikiran untuk bebas dan tidak mau terikat dengan banyak aturan dapat bekerja dan berkreativitas di pemerintahan, apakah banyak batasan-batasan yang dihadapi sehingga kami tidak bisa memberikan pendapat karena hirarki dan birokrasi tersebut?,” tanya Martha

Amirah Kaca menjelaskan bahwa menjadi seseorang yang ingin membantu membangun pemerintahan pada sektor publik khususnya tidak harus menjadi PNS yang terikat dengan banyak hirarki, namun bisa menjadi staff ahli atau bekerja di konsultan swasta yang dipercaya pemerintah untuk menjadi konsultan.

Selain berbicara mengenai public policy and economic development, Amirah Kaca, lulusan The London School of Economics and Political Science, juga memberikan tips tentang bagaimana cara mendapatkan beasiswa LPDP untuk melanjutkan studi di luar negeri.

 

Komentar

Shares