FEB memiliki 13 program studi, lengkap mulai dari diploma sampai dengan program doktor dan telah terakreditasi A oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi. FEB juga senantiasa memacu diri untuk bersaing di kancah internasional. Prodi Magister Manajemen FEB telah terakreditasi internasional, Abest 21 yang berpusat di jepang, Program Studi Manajemen telah terakreditasi internasional AUN QA. FEB juga telah menjadi anggota AACSB yang berpusat di Amerika .

Hal itu disampaikan Harmadi, Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret (FEB UNS) dalam penerimaan kunjungan SMA IT Asy-Syukriyyah, Senin 18 Maret 2019 di Ruang Sidang II FEB UNS.

Rombongan yang terdiri dari siswa-siswi kelas XI SMA IT Asy-Syukriyyah dan beberapa guru pendamping diterima langsung oleh Harmadi, dan Reza Rahardian, Kepala Program Studi Manajemen FEB serta Yaman Umaran, salah satu tim dari Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) UNS.

Mairatu Sisriyeni, Kepala Sekolah SMA IT Asy-Syukriyyah menyampaikan tujuan kunjunganya adalah dalam rangka memberikan bekal kepada para siswa dengan pengetahuan dan pencerahan dari kampus UNS untuk memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi di perguruan tinggi.

Keantusiasan siswa dalam mengikuti acara terlihat dari banyaknya siswa yang menyampaikan pertanyaan disesi tanya jawab. Beberapa pertanyaan diantaranya tentang proses penerimaan mahasiswa baru, program magang, kerjasama, pelaksanaan perkuliahan, kesempatan studi lanjut, hingga sejauh mana upaya fakultas dalam memberikan lulusan yang terbaik sehingga dapat berkompetisi dengan lulusan perguruan tinggi lainnya dalam memasuki dunia kerja.

“FEB memang bukan ikatan dinas yang ketika lulus langsung disalurkan kerja, namun kami menfasilitasi anda untuk siap bersaing di dunia kerja. Secara kelembagaan, akreditasi A yang diperoleh semua prodi di FEB telah menjadi tiket awal bagi lulusan untuk masuk di lapangan kerja” Jelas Reza , menjawab salah satu peserta tentang jaminan memperoleh pekerjaan.

Lebih lanjut dijelaskan, modal dasar telah banyak diberikan saat mahasiswa menjalani studinya, salah satu yang dikembangkan di program studi manajemen adalah Praktek Simulasi Manajerial (PSM).

Di PSM, mahasiswa tidak diberikan teori lagi, tapi mahasiswa akan dihadapkan pada simulasi praktek kerja dunia riil. Mahasiswa akan menempati posisi tertentu dalam perusahaan virtual dan menjalankan perannya dalam posisi tersebut sekaligus memiliki kewenangan dalam pengambilan keputusan. Pada kelas ini mahasiswa dapat memperagakan peran-peran manajerial dalam bidang keuangan, pemasaran, SDM dan operasi. Praktik Simulasi Manajerial mengasah hardskill dan softskill mahasiswa melalui simulasi praktik kerja untuk menyelesaikan business assignment. Model pembelajaran yang digunakan adalah problem based learning.

“Kami menfasilitasi, namun mahasiswa juga harus melakukan sesuatu, mampu mengasah dirinya sehingga memiliki kemanfaatan” tandasnya kemudian.

Acara ditutup dengan saling bertukar cinderamata dilanjutkan foto bersama. (TEtri – Humas FEB)

Komentar

Shares