Investasi Di Usia Muda Membantu untuk Mendapatkan Kebebasan Finansial

Total
0
Shares

Partisipasi masyarakat Indonesia di bidang pasar modal masih sangat minim. Jumlah akun yang terdaftar di Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) hanya sekitar tujuh ratusan ribu dibanding jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 250 juta .

Hal tersebut disampaikan Riwi Sumantyo, akademisi dan peneliti Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret (UNS) dalam Talkshow & National Seminar: Investalk, Road to Financial Freedom di Auditorium UNS, Minggu, 3/3/2019.
Dihadapan lebih dari seribu peserta yang sebagian besar dari para pelajar dan mahasiswa, Riwi mengajak agar generasi muda dapat mulai belajar berinvestasi di pasar modal.

“Investasi pada usia muda akan membantu untuk mendapatkan kebebasan finansial, pada kondisi ini uang akan bekerja untuk anda atau yang disebut passive income. Kondisi ini tentunya akan membuat hidup anda lebih tenang menatap masa depan” jelasnya

Lebih lanjut dijelaskannya bahwa investasi di pasar modal dengan membeli saham jauh lebih menguntungkan yaitu return yang diberikan mampu menyaingi tingkat inflasi. Berinvestasi juga akan mendatangkan keuntungan yang terus bertambah pada masa yang akan datang, bahkan keuntungan tersebut bisa berkali lipat dari nilai uang yang diinvestasikan ut bisa berkali lipat dari nilai uang yang diinvestasikan sebelumnya.

Di akhir presentasinya, dalam hal investasi di pasar modal, Riwi berpesan agar kita jangan hanya mengandalkan informasi yang sudah dirilis oleh media. Karena bagi pelaku pasar, ibaratnya hal itu menjadi informasi yang sudah basi. Kita harus punya kejelian menangkap informasi baik yang tersurat maupun yang tersirat, pelaku pasar melihatnya rumor, cukup ikuti informasi tapi jangan ditelan mentah-mentah.

Pembicara lain, Ellen May, Profesional Investor & Educator juga mengajak para generasi muda yang masih pemula yang belum paham analisis fundamental dan analisis teknikal untuk mulai dengan menabung saham, artinya beli saham dengan jenis saham yang tertentu, periodenya tertentu, nominalnya tertentu dan disimpan dalam jangka panjang minimal 5 tahun.

“Strategi investasi saham adalah paling rendah risiko, namun tetap bisa untung ketika pasar saham crash” kata Ellen
Lebih lanjut ellen menjelaskan cara menabung saham yakni dengan menentukan nominal, lalu menentukan timeframe, setelah itu baru menentukan untuk memilih saham. (Tetri-Humas FEB)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You May Also Like