Workshop dan Kuliah Umum Education, the Labour Market and Wage Inequality in Indonesia

Total
0
Shares

Pada bulan Maret 2015, Universitas Sebelas Maret (UNS) bekerjasama dengan University of Canberra (UC) berhasil mendapatkan hibah penelitian dari Indonesia Project Research Grant, Australia National University (ANU). Kolaborasi penelitian merupakan bagian dari Memorandum of Agreement (MOA) antara UNS dan UC yang disepakati pada tahun 2014. Hibah penelitian tersebut mengambil tema “Skill Differentials and Wage Inequality: A Study of the Indonesian Labour Market”. Anggota peneliti dari UNS adalah Tri Mulyaningsih PhD dan Muhammad Yusuf Indra Purnama M.Rech. Sedangkan peneliti dari UC adalah Prof. Anne Daly dan Dr. Riyana Miranti. Selain itu, penelitian ini juga melibatkan ahli ekonomi ketenagakerjaan yang fokus pada pasar tenaga kerja di Indonesia yaitu Adjunct Associate. Prof. Chris Manning dari ANU.

Kesenjangan pendapatan di banyak negara-negara di dunia, termasuk di Indonesia semakin lebar. Salah satu penyebab melebarnya kesenjangan pendapatan di dunia adalah meningkatnya pendapatan tenaga kerja yang berada pada level atas dalam distribusi pendapatan. Di lain pihak, pendapatan tenaga kerja yang berada pada level bawah dalam distribusi pendapatan adalah relatif tetap. Penelitian kolaborasi antara UNS, UC dan ANU akan menganalisis data kesenjangan keahlian di Indonesia dan menjelaskan hubungan antara kesenjangan keahlian dan kesenjangan upah baik pada tingkat provinsi maupun daerah-daerah pembangunan.

Salah satu bentuk kegiatan kolaborasi penelitian ini adalah diseminasi dan diskusi tentang pendidikan, pasar tenaga kerja dan kesenjangan upah di Indonesia. Kegiatan diseminasi tersebut dilaksanakan dalam forum workshop dan kuliah umum pada tanggal 11 November 2015. Kegiatan workshop dan kuliah umum ini dilaksanakan dalam dua sesi. Sesi pertama adalah pemaparan dari Prof. Anne Daly tentang kesenjangan penghasilan di dunia, dilanjutkan oleh Adjuct Associate. Prof. Chris Manning tentang perkembangan pasar tenaga kerja dan kesenjangan di Indonesia. Sesi pertama juga berisi pemaparan oleh Farah Amalia SE dan Heni Wahyuni, PhD dari Universitas Gadjah Mada tentang isu kesenjangan pendidikan dan kesenjangan pendapatan di negara-negara di dunia. Sebelum dilanjutkan ke sesi dua, diadakan diskusi dan tanya jawab tentang topik yang dipresentasikan pada sesi pertama.

Sesi kedua fokus pada diseminasi temuan-temuan awal atas studi “Skill Differentials and Wage Inequality: A Study of the Indonesian Labour Market” yang dipresentasikan oleh Tri Mulyaningsih PhD dan Dr. Riyana Miranti. Sesi kedua juga menghadirkan Firman Witoelar PhD dari Survey Meter yang akan membahas hasil temuan studi “Skill Differentials and Wage Inequality: A Study of the Indonesian Labour Market”. Diharapkan kegiatan diseminasi ini berguna untuk menginformasikan hasil penelitian terkait kesenjangan keahlian dan kesenjangan upah di Indonesia kepada akademisi di Universitas Sebelas Maret dan Universitas lain di Solo. Selain itu, kegiatan diseminasi dapat menjadi media untuk mendapatkan masukan demi meningkatkan kualitas hasil penelitian.

Kegiatan ini didukung oleh :
– Indonesia Project Research Grant, Australian National University
– Prodi Ekonomi Pembangunan FEB UNS
– P4M FEB UNS

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You May Also Like