Webinar Prodi MM Bahas Pengembangan Layanan Konsumen dan Produk Baru Perbankan di Masa New Normal

Total
0
Shares

Program Studi Magister Manajemen (Prodi MM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret (FEB UNS) menggelar Business Webinar Series bertema Tantangan Industri Perbankan: Pengembangan Layanan Konsumen dan Produk Baru di Masa New Normal, Sabtu 20 Juni 2020.

Webinar yang diikuti oleh lebih dari 200 peserta tersebut adalah kali pertama webinar yang diselenggarakan Prodi MM dengan menghadirkan narasumber Senior Vice President Kepala Unit Usaha Syariah PT Bank OCBC NISP, Koko Tjatur Rachmadi.

Diawal sambutannya, Kepala Program Studi Magister Manajemen, Retno Tanding Suryandari, S.E.,M.E., Ph.D mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan kolaborasi dari Prodi-Prodi MM yang tergabung dalam Aliansi Program Studi Magister Manajemen Indonesia (APMMI). Prodi MM di perguruan tinggi yang tergabung dalam APPMMI tersebut, selain UNS yakni Telkom University, Universitas Airlangga, Unversitas Surabaya, Universitas Brawijaya, Universitas Indonesia, Universitas Islam Indonesia, Unika Soegijapranata, Unika Atmajaya, Universitas lampung, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Universitas Jambi, UPN Veteran Jakarta, Universitas Parahyangan, Universitas Sriwijaya, Universitas Sumatera Utara dan Universitas Terbuka. Business Webinar Series ini akan dilanjutkan di hari Sabtu berikutnya.

Dalam materi yang disampaikan, Koko Tjatur Rachmadi memberikan contoh pengembangan layanan dan konsumen yang diterapkan oleh Bank OCBC NISP di masa new normal.

Masa pandemi menimbulkan kekhawatiran dan ketakutan masyarakat untuk melakukan aktitifitas diluar, termasuk dalam menjalankan transaksinya di Bank. Dalam kondisi seperti ini, perbankan harus tetap memberikan layanan prima dan optimal serta memastikan kesehatan dan keselamatan stakeholders-nya.

Di masa new normal, perbankan harus melayani pelanggan menjadi lebih baik dengan tranformasi digital sehingga sangat memudahkan nasabah. Nasabah dapat melakukan transaksi perbankan kapan saja dan dimana saja.

Beberapa penyesuaian operasional harus dilakukan diantaranya dengan meminimalisir bertatap muka, menggunakan digital dokumen, pelayanan melalui banking in the cloud (daring) dan juga melakukan banyak kreatifitas layanan dan produk-produk baru.

Untuk layanan di tempat, perbankan juga sangat perlu menerapkan kreatifitas pelayanan , salah satunya adalah dengan Premium Guest House yang menghadirkan layanan berkualitas, modern tapi sangat hangat. Tempat untuk melayani nasabah layaknya bagian dari keluarga di rumah mereka sendiri dengan kenyamanan dan kehangatan dalam setiap interaksinya. Selain itu, ruang nteraksi di desain up to date dengan berbagai layanan yang smart dan kontemporer tetap sarat akan nilai-nilai tradisional. (Humas FEB)

Editor: Drs. BRM. Bambang Irawan, M.Si.

You May Also Like