Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret (UNS) menyelenggarakan Health and Safety Induction (HSI)  pada Hari Jum’at (27/09/2019) di Ruang Seminar Utama FT UNS. Mujtahid Kaavessina, ST, MT, Ph.D  selaku Ketua Tim Komite Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)  Fakutas Teknik menyampaikan bahwa pelatihan HSI  dapat digunakan untuk memberikan pemahaman kepada civitas akademika Fakultas Teknik UNS terkait panduan  sistem kondisi umum dan petunjuk khusus dalam menghadapi kondisi darurat antara lain kebakaran dan  gemba bumi.  Hadir sebagai pembicara pelatihan HSI adalah Dr. Joko Waluyo, ST, MT.  dari Program Studi Teknik Kimia  FT UNS dan Encik Muhammad Firdaus, ST, Process Safety Engineer dari  PT  Lotte Chemical Titan Indonesia.

Dr. Joko Waluyo, ST, MT (duduk) dan Encik Muhammad Firdaus, ST, (berdiri) selaku instruktur Pelatihan HSI

Dr. Adrian Nur, S.T., M.T.  selaku Kepala Program Studi Teknik Kimia sangat mendukung kegiatan ini untuk meningkatkan budaya K3 dan untuk mewujudkan kriteria standar internasional.  Pada evaluasi akreditasi Internasional, seperti IABEE, konsen evaluasi bukan hanya proses pembelajaran dan luarannya namun juga pada  Kesehatan dan Keselamatan Kerja.  Pada kegiatan tersebut juga disosialisasikan prosedur evakuasi ketika terjadi kebakaran dan gempa bumi. Para peserta juga diberikan pengenalan cara menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Pelatihan ini diikuti lebih dari 200 peserta terdiri dari dosen, laboran, tenaga kependidikan, satpam, cleaning service dan mahasiswa. 

Para Peserta Pelatihan Health and Safety Induction di Ruang Sidang Utama FT UNS

Komentar

Shares