Berita Fakultas Ilmu Budaya

Tahun Kedua, Program Pertukaran Pelajar FIB UNS─APM UM

Untuk mendorong program Universitas Sebelas Maret (UNS) sebagai World Class University, Fakultas Ilmu Budaya UNS menjalin kerja sama melalui program pertukaran pelajar dengan Akademi Pengajian Melayu University of Malaya. Program ini telah dijalankan sejak tahun 2016 lalu, dan di tahun 2017 ini terulang kembali

Tahun ini, program pertukaran pelajar diikuti oleh empat program studi yang ada di Fakultas Ilmu Budaya, yaitu Sastra Jawa, Sastra Indonesia, Sejarah, dan Sastra Inggris. Berbeda dari tahun sebelumnya yang hanya diikuti oleh Sastra Jawa, Sastra Indonesia, dan Sejarah. Jumlah peserta pertukaran pelajar tahun ini pun jauh lebih banyak dari tahun lalu yang hanya diwakili oleh enam mahasiswa, kini keenam belas mahasiswa hasil seleksi dari masing-masing program studi, yaitu empat mahasiswa mewakili program studinya, menjadi utusan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret (FIB UNS) ke Akademi Pengajian Melayu University of Malaya (APM UM) yang terletak di wilayah Kuala Lumpur, Malaysia.

Setelah melewati beberapa seleksi yang lulus diikuti dan kesiapan kelengkapan berkas, tanggal 4 September 2017 menjadi hari pertama keenam belas mahasiswa perguruan tinggi negeri di Surakarta ini memulai kegiatan di negeri jiran, didampingi oleh Prof. Dr. Sumarlam, M.S. yang akan mengajar selama dua bulan di akademi tersebut. Program pertukaran pelajar ini dilaksanakan selama 24 hari, terhitung sejak tanggal 4—28 September 2017.

Mahasiswa yang mengikuti program ini memiliki misi untuk mengenalkan kebudayaan Indonesia dan mempelajari kajian linguistik, sastra, kesenian, serta sosial budaya di Malaysia, khususnya kebudayaan Melayu, baik di saat mengikuti kegiatan perkuliahan maupun di luar kegiatan tersebut. Hal ini juga terlihat dari penutupan acara ini yang menunjukkan penampilan para peserta program pertukaran pelajar membawakan tembang dan tarian daerah Indonesia, yaitu Tari Cublak-Cublak Suweng, Tari Sinanggar Tulo, dan Tari Yamko Rambe Yamko. Selanjutnya, peserta program pertukaran pelajar ini tengah mempersiapkan tulisan ilmiah yang akan dibukukan sebagai ”oleh-oleh” terkait wawasan dan pengalaman yang telah didapatkan selama mengikuti program pertukaran pelajar ini. (Zulfahmirda Matondang)

Sumber: http://fib.uns.ac.id

Komentar

Shares