forsi

Silatnas V FORSI HIMMPAS Indonesia

Total
0
Shares

Sinergy Empowerment Meaningful Actuating Revolutionary atau disingkat SEMAR telah sukses diselenggarakan pada 5-6 November 2016 di gedung Pascasarjana Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. SEMAR merupakan nama kegiatan dari Silaturahmi Nasional (Silatnas) Forum Silaturahmi Himpunan Mahasiswa Muslim Pascasarjana (FORSI HIMMPAS) Indonesia ke-V, dengan FOMMPAS (Forum Mahasiswa Muslim Pascasarjana) UNS sebagai tuan rumah. Kegiatan ini dibuka oleh Direktur Pascasarjana UNS, Mohammad Furqon Hidayatullah dan dilanjutkan dengan 3 acara utama yaitu presentasi Call for Essay, seminar nasional, dan musyawarah nasional yang diikuti sekitar 170 orang delegasi dari 18 kampus yakni UNJ, UNDIP, UGM, UI, UIN Walisongo, UIN Maliki Malang, UI, UNNES, UNAIR, UM, UPI, ITB, IPB, USU, UNY, UNDIP, Universitas Setia Budi, dan UB.

forsi
Salah satu kegiatan dalam SEMAR, seminar nasional.

Call for Essay yang bertemakan “Mencetak Generasi Muda Berbudaya Nasional Lintas Internasional” diikuti oleh 23 peserta dari kalangan umum dan mahasiswa berbagai perguruan tinggi. Berdasarkan penilaian dari 5 reviewer yakni Andayani (Kaprodi S-2 PBI),  Nunuk Suryani (Kaprodi S-2 TP), Sumarlan (Dosen S-2 dan S-3 Linguistik), Mulyanto Utomo (Redaktur Senior Solopos), dan Addul Syakur (Dosen Teknik Elektro UNDIP) diperoleh 3 pemenang lomba Call for Essay. Mereka adalah Winda Dewi Pusvita (UNS) dengan judul Integritas Pemuda sebagai Pilar dan Pelestari Budaya Nusantara sebagai juara pertama, Inggar Saputra (Universitas Mercubuana) dengan judul Wayang Online, Generasi Muda, dan Budaya Dunia sebagai juara kedua, serta Cut Dian Tarakavita (UPI) dengan judul School Farming Management sebagai Miniatur Kehidupan Bernegara Berbasis Pendekatan Intratruktural sebagai juara ketiga. Tiga pemenang ini kemudian mempresentasikan karyanya pada tanggal 5 November 2016 di hadapan para peserta SILATNAS.

Acara SEMAR ini dilanjutkan dengan Seminar Nasional yang bertajuk “Local Wisdom towards Universities’ Competitiveness in Global Perspective”. Panitia menghadirkan tokoh akademisi nasional dan internal kampus UNS yakni Sahid Teguh Widodo (Guru Besar Fakultas Ilmu Budaya dan mantan Kepala Studi Javanologi LPPM UNS), Taufiqurrahman (Dosen ITB dan Direktur Green Live Society), dan Drajat Tri Kartono (Dosen Sosiologi UNS, Koordinator Tim PTN-BH UNS, dan Staf Ahli Bidang Akademik UNS). Seminar ini dipandu oleh Heru Edi Kurniawan (Dosen Pendidikan Fisika dan ketua MITI Klaster Mahasiswa 2013-2014) sebagai moderator. Tercatat 350 orang hadir dalam seminar nasional ini.

Hari kedua, 6 November 2016, acara SEMAR terakhir ialah Musyawarah Nasional (Munas) FORSI HIMMPAS Indonesia ke-V, diawali dengan penyampaian tausiah dari ustaz bernama Syafi’i mengenai “Eksistensi Magister Muslim di Era Internasionalisasi Perguruan Tinggi”. Dalam MUNAS ini diluncurkan buku Manajemen Pengelolaan HIMMPAS oleh Pusat Koordinasi Nasional (Puskornas) yang kedepannya akan menjadi panduan bagi setiap HIMMPAS dalam mengembangkan dakwah di kampusnya masing-masing. Dari kegiatan ini diputuskan bahwa Puskornas selanjutnya, periode 2016-2017, diamanahkan ke HIMMPAS IPB yang sebelumnya dipegang oleh KIPAS UNDIP dan giliran tuan rumah SILATNAS tahun 2017 jatuh kepada HIMMPAS UIN Maliki Malang. [*]

Pengirim : Tri Wiyoko
Editor      : Tim red.uns.ac.id

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You May Also Like