Ribuan Mahasiswa Hadiri Semarak Muharam 1437H UNS Dari Masjid Peradaban Bangkit

Total
0
Shares

12107051_978196578886470_2071961989573117720_n

jnukmi.uns.ac.id – Sekitar 1500 mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta memenuhi Aula Utama Masjid Nurul Huda UNS, Selasa (13/10) sejak sholat Isya’ untuk mengikuti Grand Launching Gerakan Sholat Shubuh Berjamaah Nasional (GSJN) yang menjadi rangkaian acara Semarak Muharam UNS dalam rangka menyambut datangnya 1 Muharam 1437 Hijriyah. Selain UNS, terdapat 14 kampus lain di 37 tempat yang mengadakan gerakan serupa, antara lain Bandung (Kampus ITB), Maluku, Sumatera Barat, Surabaya, Kalimantan Timur, Kalimantan Tenggara, Semarang, Bali, dan beberapa tempat lainnya.

Acara bertemakan “Menyongsong Kebangkitan Peradaban Indonesia” ini diusung oleh JN UKMI UNS, Takmir Masjid Nurul Huda, FSLDK Indonesia, Lazis UNS dan Biro AAI UNS ini dimulai pukul 20.00 WIB. Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh dua hafizh Qur’an UNS, Aufa dan Faris. Dilanjutkan dengan Tabligh Akbar “Sejarah Peradaban Islam Indonesia”. Kejayaan yang sempat Indonesia raih pada masa lampau sesungguhnya tidak terlepas dari peran serta umat Islam. Merdekanya negeri dan bangsanya dari penjajahan kolonial diwarnai dengan merahnya darah para ulama Indonesia. Sayangnya karena kuatnya pengaruh kolonial dengan misi gospel (penyebaran agama) pada masa itu telah membuat kabur sejarah Indonesia. Peran Islam seolah hilang pada teks-teks sejarah yang diajarkan kepada para siswa di sekolah dasar dan menengah. Hingga terlahirlah bangsa Indonesia yang mayoritas Islam yang tidak bangga pada sejarah Islam di tanah airnya sendiri. Padahal presiden pertama Indonesia sudah menegaskan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarah. Seperti Qur’an yang sebagian isinya pun bercerita tentang peradaban manusia zaman-zaman terdahulu.

Rangkaian acara ini masih berlanjut hingga pagi harinya. Menjelang pukul 03.00 WIB (14/10) peserta mulai dibangunkan untuk melaksanakan qiyamullail berjamaah. Suasana khusyuk begitu terasa di tengah jamaah, bahkan tak sedikit yang meneteskan air mata ketika doa dipanjatkan imam di tengah sholat. Tak lama berselang, adzan Shubuh dikumandangkan. Dari 1500 peserta yang hadir di malam harinya, peserta sholat Shubuh berkurang menjadi sekitar 1000-an jamaah. Meski demikian hal tersebut tidak mengganggu antusias jamaah untuk bertahan hingga sarapan dilaksanakan.

“Masjid pada zaman Rasulullah SAW. adalah pusat peradaban. (Sebagai) istana negara. (Sebagai tempat) pengatur hal-hal kenegaraan. Namun sekarang ada tempat-tempat di belahan bumi ini yang generasi Muslimnya dihalau sejauh-jauhnya dari masjid agar tidak berkunjung ke sana, agar tidak ada yang berkunjung. Tidak membuat acara. Dan ini sudah terjadi di negara Arab. Masjid hanya dibuka ketika sholat fardhu. Selebihnya ditutup. Sebab mereka (kaum Yahudi) sadar bahwa kebangkitan (Islam) dimulai dari masjid,” begitu kata Ustadz Muhammad bin Ramadhan dalam kuliah Shubuh yang beliau sampaikan di depan ribuan jamaah sholat Shubuh di UNS pagi itu.

12072647_978172172222244_2746799902972626740_n

Sebuah tantangan besar bagi pengurus masjid untuk memakmurkan masjid dengan agenda syiar Islam yang mampu mewadahi setiap aktivitas jamaah. Untuk menjadikan masjid sebagai pusat dari bangkitnya peradaban Islam. Sebab yang sering kita temui sekarang banyak jamaah yang menggunakan masjid hanya untuk sholat karena kondisinya yang jauh dari kata nyaman. Padahal Rasulullah dan para sahabat menggunakan masjid untuk menyusun strategi perang, untuk mengadakan majelis ilmu, dan untuk membahas masalah-masalah penting menyangkut kepentingan banyak orang. Jadi, wahai para pemuda, kembalilah ke masjid, makmurkan aktivitas di dalamnya, dan songsonglah bangkitnya peradaban Islam seperti sedia kala![]

~Tim Warta JN UKMI UNS

Narahubung klik di sini.

Kuliah Shubuh oleh Ustadz Muhammad bin Ramadhan | Masjid adalah Pusat Peradaban klik di sini.

Livetwit Tabligh Akbar “Sejarah Peradaban Islam Indonesia” | Ust Tiar dan Ust Rahmad klik di sini.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You May Also Like

UNS Jalin Kerjasama Dengan PT KAI

UNS- Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menjalin Kerjasama dengan PT. KAI, penandatanganan dilakukan di Ruang Sidang 1 Gedung dr Prakosa Kentingan Surakarta, Senin (27/11/2017). Penandatanganan Kerjasama dalam bidang pendidikan, pelatihan,…
View Post