Spread the love

Program Studi (Prodi) Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB UNS) menggelar sarasehan dengan mahasiswa Akuntansi, Sabtu, 6 Juni 2020.

Acara yang diikuti sekitar 236 mahasiswa dilaksanakan secara daring dengan narasumber Kepala Program Studi (Kaprodi) Akuntansi, Agung Nur Probohudono, S.E., M.Si., Ph.D., Ak., CA
dan Kepala Sub Bagian Akademik, Nur Hariawan, S.H.

Diawal paparan materinya, Kaprodi Akuntansi menyampaikan bahwa selama pandemi COVID-19 seluruh proses akademik disesuaikan , perkuliahan, ujian, pembimbingan, magang, KKN dan lainnya. Tak terkecuali sarasehan seperti yang diselenggarakan hari ini, dengan daring.

Lebih lanjut disampaikan, ujian proposal skripsi atau seminar proposal ditiadakan dan akan digabung dengan ujian skripsi. Pendaftaran ujian skripsi dilayani oleh bagian akademik secara online dan ujian skripsi online dilaksanakan sesuai dengan kesepakatan tim penguji.

Untuk mendukung pembelajaran daring di masa pandemi, mulai 14 April 2020, UNS telah menyalurkan bantuan pulsa bagi mahasiswa senilai Rp. 50.000,00.

Dalam hal keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT), prodi mengikuti kebijakan dari atas untuk memberi keringanan UKT Semester Genap dengan syarat tidak sedang mengajukan selang/cuti pada semester Februari – Juli 2020, tidak akan mengajukan selang/cuti pada semester Agustus 2020 – Januari 2021 dan bersedia melakukan pembayaran UKT pada semester Februari – Juli 2021 jika tidak dapat menyelesaikan tugas skripsi maksimal sampai akhir semester Agustus 2020 – Januari 2021.

Beberapa penjelasan lain juga disampaikan yakni tentang pelaksanaan KKN dimasa pandemi dan mekanisme pendaftaran skripsi.

Di sesi kedua, Nur Hariawan, S.H., Kepala Sub Bagian Akademik FEB UNS menyampaikan beberapa hal diantaranya tentang pelaksanaan ujian akhir semester, teknis keringanan UKT, penjelasan ujian skripsi, pembimbingan hingga perkuliahan semester depan.

Pelaksanaan ujian akhir semester mulai pada tanggal 2-12 Juni 2020 dengan entri nilai maksimal 10 Juli 2020.

Terkait dengan keringanan UKT bagi mahasiswa UNS selama pandemi Covid-19 disesuaikan berupa penurunan dan atau penetapan ulang besaran UKT, diajukan melalui bagian kemahasiswaan. Penundaan pembayaran UKT diajukan online dan pembebasan UKT dapat menghubungi bagian akademik.

“Agenda registrasi, heregistrasi, pengambilan mata kuliah dan mulai perkuliahan menunggu informasi dari kantor pusat. Perkuliahan menggunakan daring sampai dengan ujian tengah semester di bulan Oktober 2020. Sekiranya kondisi belum memungkinkan masih lanjut hingga ujian akhir semester ” jelasnya

Nur Hariawan berharap mahasiswa bisa melakukan komunikasi dengan admin prodi ataupun layanan perkuliahan terhadap hal-hal yang memang belum dipahami.

Usai paparan Kaprodi Akuntansi dan Kasubag Akademik, mahasiswa diberi kesempatan untuk bertanya di sesi tanya jawab. Beberapa pertanyaan diantaranya tentang dispensasi UKT, pembimbingan skripsi, pelaksanaan UKTA, subsidi pulsa, pengajuan dana pelaksanaan lomba secara online dan juga pelaksanaan magang.

Sebelum sarasehan berakhir, Kaprodi menyampaikan nasihat kepada mahasiswa untuk senantiasa mengembangkan softskill, salah satunya yang utama adalah memahami tata krama dalam berkomunikasi.

“Mahasiswa Akuntansi UNS adalah generasi yang cerdas karena skor UTBK saat masuk ke UNS pun sangat tinggi. Namun kecerdasan saja tak cukup, mahasiswa juga harus memegang teguh nilai-nilai budaya bangsa yang luhur, terutama tentang tata krama. Sebagai insan akademis, mahasiswa harus memahami etika berkomunikasi, tahu bagaimana cara bertegur sapa yang santun, tahu bagaimana cara menyampaikan pendapatnya dengan baik ” tegasnya

Mahasiswa bebas berekspresi, namun sampaikan ekspresi tersebut dengan cara yang baik. Sangat disayangkan jika ada mahasiswa yang tidak mampu menjaga nama baik institusinya, tempat mereka menimba ilmu. (Humas FEB )

Komentar