Perlindungan Investor di Pasar Modal

Total
0
Shares

Galeri Investasi FEB UNS bekerjasama dengan Bursa Efek Indonesia dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menggelar Sosialisasi Pasar Modal: Mekanisme Perlindungan Investor di Pasar Modal, Rabu, 17 Mei 2017 di Ruang Seminar lantai 2 Perpustakaan Pusat UNS. Kegiatan yang diikuti oleh 70 peserta menghadirkan tiga narasumber Irfan Noor Riza, Kepala Bursa Efek Indonesia perwakilan Yogyakarta, Ruth Yendra Indriyatmi, Relationship management 1 unit Head KSEI, dan Yahuda Nawa Yanukrisna, Manajer Danareksa Solo-Yogya-Semarang.

Christiyaningsih Budiwati, SE, M.Si,Ak, Ketua Galeri Bursa Efek Indonesia FEB UNS menjelaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan program yang sedang didengungkan BEI yaitu gerakan “Yuk Nabung Saham”, bertujuan utk meningkatkan jumlah investor di pasar modal Indonesia. Dalam kegiatan ini, peserta juga dapat memperoleh pengetahuan tambahan mengenai AkSes, acuan kepemilikan sekuritas , merupakan sarana pemantauan portofolio untuk investasi, berkaitan dengan perlindungan investor.

Kepala Program Studi Akuntansi FEB UNS, Drs. Santosa Tri Hananto, M.Si,Ak dalam sambutan sekaligus membuka acara berharap kegiatan ini ke depan tidak hanya ditujukan bagi mahasiswa saja tetapi juga melibatkan tenaga pengajar. “Masyarakat banyak yang belum tahu tentang pasar modal, perlu sosialisasi dan edukasi dan berharap peserta yang hadir pada saat ini bisa men-share pengetahuannya agar memberikan kepercayaan diri sehingga merasa nyaman dan aman untuk masuk ke dunia pasar modal” paparnya lebih lanjut.

Kepala Prodi Akuntansi juga sangat mendorong pengembangan laboratorium pasar modal termasuk terbentuknya investor club FEB, komunitas pecinta pasar modal di FEB.

Program Yuk Nabung Saham sebenarnya merupakan program yang diluncurkan pemerintah 12 November 2015 lalu untuk mengajak masyarakat menabung dalam bentuk saham di pasar modal. “Sebagian masyarakat kita lebih banyak bertindak sebagai konsumen, pengguna produk dari pada menjadi “pemilik” perusahaan, mari kita ubah cara berpikir kita dengan menjadi “pemilik” perusahaan dengan menabung saham” jelas Irfan Noor Riza dalam paparan materinya.

Menurut irfan jumlah investor di Indonesia secara umum masih dikuasai asing, seharusnya ke depan Indonesia dapat menjadi tuan rumah di negeri sendiri, caranya adalah dengan meningkatkan animo masyarakat untuk menabung saham di pasar modal.

Pada sesi pembicara selanjutnya, Ruth Yendra Indriyatmi menjelaskan tentang KSEI dan kartu AKSes. KSEI merupakan sebuah lembaga yang berfungsi penyimpanan dan penyelesaian dalam pasar modal Indonesia. ”Lembaga ini menyimpan semua semua saham-saham yang diperdagangkan di bursa. Lembaga ini pula yang menerbitkan kartu AKSes dan memberikan ke seluruh pemegang saham untuk dapat mengontrol semua transaksi saham. Jadi dengan fasilitas kartu AKSes ini, para pemegang saham lebih aman dan berjalan sebagaimana mestinya” jelasnya.

Pada kesempatan itu pula peserta mendapatkan tutorial langsung bagaimana cara menggunakan kartu AKSes.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You May Also Like