Unit Kegiatan Mahasiswa Komunitas Musik dan Film (UKM KMF) Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret Surakarta yang bertujuan untuk mewadahi minat, bakat dan kepedulian mahasiswa terhadap musik dan film menggelar Musik dan Film Surakarta (Mufikarta) dengan mengusung tema Resonansi Forte, Aruh Nada Visual, Sabtu (14/12/2019) di halaman FIB UNS dan ruang seminar.

Mufikarta adalah serangkaian pagelaran yang menghadirkan pertunjukan musik dan film dengan cita rasa budaya. Perpaduan suara dan visual yang menjadi dasar menginisiasi acara Mufikarta. Sekaligus ini sebagai kelahiran Mufikarta yang bertepatan dengan hari jadi UKM KMF yang ke-XVII.

Festival Mufikarta ingin menunjukkan eksistensi pegiat musik dan film dari berbagai daerah di Indonesia. kegiatan ini meliputi kompetisi musik dan film tingkat nasional. Lomba band dan film pendek Mufikarta Festival diadakan mulai tanggal 20 Juli 2019 dengan sistem pendaftaran online sampai dengan 27 November 2019. Pengiriman karya dilakukan dengan mengirim soft file video rekaman band one take atau tanpa editan dan untuk film pendek juga berupa sinopsis, teaser, poster dan file film pendek ke formulir online yang telah disediakan.

Kemudian penjurian dilakukan pada tanggal 30 November 2019. Penjurian dilakukan secara online oleh dua orang juri lomba band dan dua orang juri lomba film pendek.

Juri lomba band yaitu Mukhlis Anton Nugroho yang bekerja sebagai dosen di jurusan Etnomusikologi ISI Surakarta dan Akso Gilang, pemilik studio rekaman SusahSenang Records. Sedangkan juri lomba film pendek yaitu Ayu Mitha Radila, seorang pegiat film dan musik dari Jakarta yang saat ini tinggal di Surakarta dan Reni Apriliani seorang pegiat film sekaligus sutradara film pendek “Telur Setengah Matang”.

Acara puncak diselenggarakan pada tanggal (14/12), kegiatan ini terbagi menjadi dua sesi, pertama di ruang seminar dengan pemutaran film dan diskusi dari pagi sampai sore, selanjutnya sesi kedua di halaman FIB yang merupakan acara pengumuman pemenang dan penutupan kegiatan. Tampil dalam acara penutupan tersebut salah satu band pemenang yaitu Nestapamaya dan Nuanza Band selanjutnya performance dari bintang tamu yakni Robetiyem, RUIM Band dan Padepokan Kethek Singsot.

Bertujuan untuk menggetarkan masyarakat sekitar untuk memberi pengaruh positif yang kuat. Melalui nada dari alunan musik dan visual dari penceritaa film, diharapakan masyarakat sekitar, siapa saja yang datang menonton dapat menjadikan acara ini sebagai sebuah pandangan arah positif dari musik dan film itu sendiri.

Peserta dari lomba musik diantaranya :

  1. Nuanza Band (Semarang)
  2. Nero Band (Banjarmasin)
  3. Situasi Band (Yogyakarta)
  4. Nestapamaya (Surakarta)
  5. Eskestis Band (Lampung)

Tampil sebagai juara 1 adalah Nuanza Band (Semarang) sedangkan juara 2 oleh Nestapamaya (Surakarta) sementara peserta lomba film sebagai berikut :

  1. Tec Media *UPN Veteran Surabaya
  2. Best 9 *Bantul
  3. Dimamis crew *Man 1 ngawi
  4. Green Multimedia *SMK Multimedia Jakarta
  5. ICBS *SMA Insan Cendekia Boarding School Sukoharjo
  6. Kikuk! Films *Denpasar Bali
  7. Broadcast Starbhak *SMK Taruna Bhakti

Sebagai juara 1. Kikuk! Films, juara 2. ICBS, dan juara 3. TEC Media

Bagas Syafrijal Nur Ilhami selaku Ketua panitia Mufikarta berharap dengan mengobarkan semangat berbudaya khususnya kearifan lokal melalui musik dan film yang dapat menjadi pengaruh tersendiri bagi masyarakat luas, akan terus terjaga dan tidak terlupakan di masyarakat.

 

Sumber: https://fib.uns.ac.id/berita/peringati-hari-jadi-ke-xvii-komunitas-musik-film-fakultas-ilmu-budaya-gelar-festival-mufikarta/

Komentar

Shares