LPS

Peran dan Fungsi LPS dalam Stabilitas Sistem Keuangan

Total
0
Shares

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret (FEB UNS) bekerja sama dengan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menyelenggarakan Seminar Nasional dengan tema “Peran dan Fungsi LPS dalam Stabilitas Sistem Keuangan”, 25 April 2017 di Ruang Indraprastha – UNS Inn.

Seminar yang diikuti oleh 250 peserta menghadirkan tiga pembicara, yaitu Sumaryo (Direktur Bank Examiner – LPS), Suharno Eliandy (Senior Eksekutif LPS), dan Irwan Trinugroho, Ph.D (Dosen FEB UNS dan Pengamat Ekonomi).
Suharno Eliandy dalam sambutannya menyatakan bahwa LPS mempunyai tugas, memberikan penjaminan terhadap nasabah penyimpan di bank/BPR peserta penjaminan LPS dan juga bertugas untuk resolusi bank. Dalam hal resolusi Bank, LPS berwenang untuk menyelamatkan bank gagal yang berdampak sistemik, atau opsi lain yaitu tidak menyelamatkan bank tersebut, dengan konsekuensi LPS harus membayar klaim simpanan nasabah.

Foto 3a Foto 5a

Semenjak berdiri sampai dengan sekarang, upaya sosialisasi akan tugas LPS ini terus dikampanyekan dalam rangka memulihkan kembali dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap perbankan, serta menghidupkan ekspektasi psikologis masyarakat bahwa simpanannya aman karena sudah ada lembaga yang menjaminnya.
Pada seminar nasional tersebut juga dilaksanakan penandatanganan perpanjangan Memorandum of Understanding (MoU) antara FEB UNS dengan LPS, tentang “Sosialisasi Serta Pembelajaran Fungsi, Tugas, dan Wewenang Lembaga Penjamin Simpanan”

“ MOU ini merupakan perpanjangan dari MoU sebelumnya yang berakhir 18 Maret 2017. Materi MoU diantaranya tentang penyusunan silabus pembelajaran. Dalam hal pengajaran diharapkan para pengajar di UNS bisa mengajar dengan materi yang telah disiapkan oleh LPS atau SDM dari LPS mengajar sebagai dosen tamu.” Papar Eliandy lebih lanjut.

Materi MoU lainnya yaitu terkait dengan sosialisasi LPS kepada masyarakat oleh mahasiswa yang melakukan kegiatan KKN. Mahasiswa dapat menjelaskan tentang LPS langsung kepada masyarakat agar masyarakat lebih memahami peran LPS dan lebih menciptakan ketenangan bagi masyarakat dalam menyimpan dananya di bank.

“Khusus materi yang terkait dengan riset, UNS dan LPS saling mensupport, kami siap dengan data-datanya, tetapi kami sangat kekurangan SDM yang profesional dan UNS lah tempatnya” jelas Eliandy.

Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof.Drs. SUTARNO, M.Sc.,Ph.D dalam sambutannya menyatakan bahwa kerjasama terkait dengan pengajaran, sosialisasi dan riset ini saling menguntungkan bagi UNS dan LPS. Dalam setiap tahunnya, ada sekitar 6000-an mahasiswa yang diberangkatkan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan khusus untuk yang KKN tematik perlu kerjasama dengan institusi lain dalam hal pendanaannya, LPS salah satunya. Dari sisi pengajaran, membantu memahamkan mahasiswa, sehingga mahasiswa bisa mensosialisasikan kepada masyarakat untuk gemar menabung dan merasa aman dengan dana yang disimpan di bank.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You May Also Like