Program Studi (Prodi) S1 Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis merupakan salah satu Prodi yang ada di Universitas Sebelas Maret (UNS) yang telah meraih sertifikasi ASEAN University Network Quality Assurance (AUN QA). AUN QA adalah kegiatan yang dilakukan oleh AUN yang melakukan penjaminan mutu program studi yang menjadi anggota AUN.

Dengan peraihan sertifikasi ini, FEB UNS telah beberapa kali menerima kunjungan dari perguruan tinggi yang ingin mengetahui lebih jauh tentang AUN QA.

Dalam kurun waktu dua pekan di bulan Januari 2019, FEB UNS menerima kunjungan dua perguruan tinggi, yaitu Universitas Negeri Surabaya pada tanggal 22 Januari 2019 dan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta di tanggal 31 Januari 2019.

Selain itu, Irwan Trinugroho, Ketua Tim Internasionalisasi yang juga sebagai Ketua Tim Penyusun Self Assesment Report (SAR) Prodi S1 Manajemen, sering diundang secara khusus untuk memberikan penjelasan tentang AUN QA, diantaranya oleh Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta dan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta.

Irwan dalam setiap presentasinya memaparkan secara detil pengalamannya saat membantu Prodi S1 Manajemen, mulai dari proses pendaftaran sebagai anggota AUN hingga visitasi oleh tim asesor.

Dikatakannya lebih lanjut, ada panduan dari AUN QA yang harus kita ikuti dalam menyusun SAR. SAR terdiri dari tiga bab yang meliputi introduction, penjelasan dokumen SAR dan SWOT.
“Yang kita kirimkan di awal ke AUN hanya bab 1 saja untuk mendapatkan slot visitasi” jelas Irwan.

Untuk memudahkan koordinasi, Irwan berpesan agar dalam membentuk Tim SAR jangan terlalu banyak personilnya agar laporan yang dibuat memiliki satu kesatuan pemikiran, 5 orang sudah cukup.

Di saat visitasi, Irwan menjelaskan bahwa penilaian di setiap program studi dilakukan oleh 2 orang asesor. Pada hari pertama, kedelapan asesor beraudiensi dengan pimpinan fakultas. Selanjutnya, secara berturut-turut audiensi dilakukan terhadap tenaga pendidik, staf dan mahasiswa. Sementara di hari kedua visitasi, tim asesor mewawancarai alumni dan para pengguna (user). Setelah itu, dilanjutkan dengan kunjungan ke beberapa fasilitas di fakultas.

“Meskipun ada penerjemah, namun pastikan seluruh dosen, alumni yang kita undang memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik, terkecuali untuk tenaga kependidikan atau user, dapat dimaklumi” katanya.

Lebih lanjut dikatakan bahwa saat visitasi, FEB UNS juga memberdayakan para mahasiswa untuk menjadi Liaison Officer (LO). Para mahasiswa tidak hanya membantu melayani reviewer yang saat itu berjumlah 8 orang, namun juga membantu aktifitas lainnya untuk kelancaran visitasi.

Dalam kesempatan yang sama Reza Rahardian, Kepala Prodi S1 Manajemen juga mengungkapkan bahwa visitasi yang berlangsung selama tiga hari pada tanggal 8-10 Mei 2018 sangat menguras tenaga dan fikiran. FEB ditunjuk oleh Rektor untuk menjadi tuan rumah visitasi AUN QA bagi empat prodi, yakni Prodi Manajemen, Biologi, Teknik Mesin, dan Teknik Sipil.

“Untuk persiapan visitasi, persyaratan dan aturan yang diminta dari AUN QA sangat detil dan ketat, termasuk hal-hal yang sangat kecil sekalipun, mulai dari colokan listrik, tata ruang, penempatan bendera ASEAN, bahkan dokumentasi harus seijin AUN, demikian pula jamuan makan tidak diijinkan selama proses visitasi’ jelas Reza.

Reza bersyukur telah melalui seluruh prosesnya dan dengan sertifikasi ini dapat memberikan nilai tambah bagi prodi dan universitas serta untuk para lulusan. Diharapkan para alumnus dapat berkompetisi dengan mudah di dunia kerjanya.

Tetri Wahyu -Humas FEB

Komentar

Shares