Partisipasi FEB di UNS Innovation Festival 2021

Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) turut berpartisipasi dalam kegiatan Innovation & Business Expo yang digelar selama 2 hari di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram UNS, Senin-Selasa, 13-14 Desember 2021.

Tim FEB UNS menampilkan berbagai produk dari Program Kewirausahaan, Matching Fund serta Educamp Wisata Preneur (EWP) pada  expo yang diikuti juga oleh Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) se Solo Raya.

Eklisia Exsis In Samodra, mahasiswa Ekonomi Pembangunan yang aktif mengikuti Program Kewirausahaan FEB UNS dan baru kali pertama gabung di expo sangat senang dengan adanya kegiatan ini.

“Motivasi saya ikut expo ini adalah ingin tes produk, siapa tahu ketemu investor dan bisa tertarik mengembangkan bareng dengan kita. Dari awal punya usaha ini, kita sudah mengikuti beberapa program dari FEB untuk bisa melihat bagaimana penilaian praktisi atau dosen terhadap produk-produknya, layak atau tidak, dan responnya sangat bagus sehingga kita semangat ikut kegiatan expo ini. Kita Targetnya ingin mengembangkan usaha ini ke ekspor” katanya.

Mahasiswa yang biasa dipanggil dengan Exsis itu bersama dengan dua mahasiswa lainnya telah memiliki produk fashion yakni Outer, Jumputan, Crop Top Tenun dan Obi Belt Asmat. Dari keempat produk itu sudah lolos dalam penilaian Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan untuk pemasarannya melalui e-commerce.

Produk lain yang dipamerkan adalah dari Program Matching Fund berupa sepatu dan tas serta dari Program Educamp Wisata Preneur berupa berbagai souvenir serta Aplikasi Kas Pintar yang telah  tersedia di playstore dan appstore.

Innovation & Business Expo merupakan satu kegiatan dari serangkaian acara UNS Innovation Festival yang diselenggarakan oleh Direktorat Inovasi dan Hilirisasi Universitas Sebelas Maret (UNS) bekerja sama dengan Kementerian Sosial, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Perdagangan, serta Apindo.

Dalam sambutannya saat membuka Expo, Senin, 13 Desember 2021, Wakil Rektor Riset dan Inovasi, Prof. Dr. Kuncoro Diharjo, S.T., M.T. mengatakan kegiatan ini diinisiasi dari berbagai kegiatan, yakni Program Startup yang ada di UNS, Program Semesta yang menginkubasi 37 tenant. Sinergi bersama dengan Kemenparekraf yang memfasilitasi 135 badan hukum pagi pelaku UMKM di Indonesisa, juga layanan dan fasilitasi pendaftaran HKI yang dilaksanakan di 5 kota. Bersama Indonesia Direct dalam pengembangan Platform Startup Digital, Educamp  Wisata Preneur dengan  5 prioritas  destinasi wisata, yakni Lombok, Sulawesi Utara, Labuan Bajo dan Borobudur. Diperkuat lagi dengan Kemensos pendampingan perorangan ke pelaku UMKM untuk meningkatkan kemampuannya mewujudkan penguatan ekonomi bagi UMKM.

Didalam pelaksanaannya, UNS secara aktif melibatkan mahasiswa dalam berbagai kegiatan itu untuk membantu pelaku ekonomi kreatif dan juga sekaligus merupakan arena belajar agar mahasiswa bisa belajar secara nyata di lapangan.

 “Hari ini kita bisa tunjukkan sejumlah produk industri kreatif yang diharapkan di awal 2022 nanti bisa kita tingkatkan dengan penguatan pendirian usaha ataupun layanan untuk fasilitasi pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI) yang endingnya untuk mendukung penguatan ekonomi Indonesia. Bisa juga disinergikan dengan mendukung penguatan industri pariwisata” ungkapnya.

Kegiatan puncak UNS Innovation Festival digelar pada hari Selasa 14 Desember 2021 yang dihadiri oleh Walikota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka di area expo. Wali Kota Surakarta meninjau langsung stand produk inovatif. (Humas)

You May Also Like