Peningkatan kualitas mahasiswa harus selalu dilakukan, tidak terkecuali bagi mahasiswa prodi D3 Bahasa Mandarin baik softskills maupun hardskills. Di harapkan lulusan dari prodi D3 Bahasa Mandarin menjadi sumber daya manusia yang memenuhi harapan masyarakat.

Sehubung dengan hal tersebut Program Studi D3 Mandarin mengadakan kegiatan Mandarin Corner, Sabtu-Minggu (10-11/11/2018) di R.104 dan R. 109 gedung 1. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari bersama dua orang pengajar bahasa Mandarin dari Tiongkok, yang bernama Zang Jie dan Liu Tao, keduanya adalah staff pengajar Singapore Piaget Academy.

Mandarin Corner adalah satu kegiatan yang diselenggarakan untuk membangkitkan semangat dan minat mahasiswa dalam mempelajari bahasa dan budaya mandarin bersama nive speaker.

Zang Jie mengajarkan tentang Chinese Chess, Beliau berpendapat, “Dengan mempelajari Chinese Chess dapat melatih daya ingat dan belajar menentukan strategi dalam bertahan dan menyerang”. Sedangkan Liu Tao memperkenalkan topeng Beijing Opera yang memiliki makna sesuai dengan warna topeng.

“Tujuan dari kegiatan Mandarin Corner ini adalah untuk meningkatkan kemampuan bahasa Mandarin baik lisan maupun tertulis mahasiswa prodi D3 Bahasa Mandarin serta menambah pengetahuan mereka terhadap kebudayan Tiongkok,” jelas Dian Prasetyo Adi, salah satu staff pengajar Prodi D3 Mandarin sekaligus selaku pembimbing mahasiswa.

“Di samping itu, melalui program ini mahasiswa dapat mempraktekan kemampuan bahasa mereka dengan berkomunikasi langsung dengan pengajar dari Tiongkok,” lanjut beliau.

Beberapa mahasiswa Prodi D3 Mandarin yang mengikuti program Mandarin Corner ini merasa senang dan begitu bersemangat serta memiliki kesan tersendiri.

Bagi kami, “Acara ini sangat bagus, karena selain kita dapat berkomunikasi secara langsung dengan native speakerjuga mendapatkan pengalaman yang sebelumnya belum tentu didapat di kampus. Seperti sejarah (Chinese Chess) dan (Beijing Opera) dalam pelatihan tersebut dijelaskan pula sejarah masing-masing pion dan pengambaran watak pada topeng jing ju. Kalau saat pelajaran, guru menjelaskannya juga ringan dan menyenangkan,” tandas Harun Al Rasyid, salah seorang peserta Mandarin Corner dari Prodi D3 Mandarin.

Senada dengan Harun Al Rasyid, Kenita Sulistyorini, mahasiswa Prodi D3 Mandarin semester 1 mengatakan acara Mandarin Corner sangat asyik, menyenangkan dan berharap kegiatan ini berlanjut pada tahun berikutnya.

Diharapkan dari kegiatan dua hari tersebut mampu menambah wawasan mahasiswa tentang bahasa dan budaya Mandarin langsung dari native speaker.

Sumber : http://fib.uns.ac.id/berita/meningkatkan-kualitas-berbahasa-dan-pengetahuan-budaya-tiongkok-dengan-mandarin-corner/

Komentar

Shares