Mengilhami pada filosofi Jawa Urip iku urup (hidup itu harus menjadi terang dan berguna). Dhiya Restu Putra, mahasiswa Program Studi (prodi) Sastra Daerah, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UNS, secara sukarela mengagas lahirnya Dalem Pasinaon, sebuah wadah untuk belajar bersama dan berkegiatan sosial untuk anak usia SD, di Tunggur, Slogohimo, Wonogiri, pada Agustus tahun lalu.

Dalem Pasinaon tahun lalu sudah melakukan beberapa kegiatan yang variatif, dan mampu mengukir senyum keceriaan bagi anak-anak Tunggur itu, dengan nama Sinau Bareng Dalem Pasinaon. Adapun kegiatanya adalah membaca buku cerita, mendongeng, menggambar, mewarnai, bernyanyi lagu nasional dan daerah. Selain anak-anak Dalem Pasinaon juga mengajak para orang tua, untuk mengikuti sosialisai parenting dengan banyak tema yang menarik, salah satunya cara mendidik anak dalam belajar. Dalam sosialisai ini Dalem Pasinaon mengundang beberapa narasumber, yang kridible dan mumpuni guna mampu memberikan pengetahuan untuk para orang tua, dan kelak akan diaplikasikan pada anak mereka.

“Awal terbentuk sampai sekarang, setiap sepekan sekali pada hari Minggu, Dalem Pasinaon melaksanakan kegiatan bernamakan Sinau Bareng Dalem Pasinaon. Kegiatan ini memfasilitasi adik-adik untuk belajar bersama tentang pelajaran-pelajaran sekolah. Tidak lupa kami juga mengenalkan adik-adik tentang, pentingnya menjaga lingkungan salah satu caranya dengan memanfaatkan barang yang sudah tidak digunakan. Kami juga mengundang orang tua mereka untuk mengikuti sosialisasi parenting, dengan berbagai tema yang menarik” Terang pria yang akrab disapa Restu tersebut, Jumat (18/12/2020).

Menurut  Restu Dalem Pasinaon juga mengajak anak-anak untuk bermain permainan tradisional. Misalnya, dakon, bekelan, lompatan, sunda manda (engklek), dan sebagainya. Selain bersifat menyegarkan ingatan ditengah era global ini, Dalem Pasinaon juga ingin menenkankan pentingnya merawat budaya tradisional. “Dari sisi literasi kami mengajak mereka belajar bersama. Namun, tidak lupa kami coba ajak mereka tenggelam dalam permain tradisional” Jelasnya

Pada masa pandemi Covid-19 ini kegiatan Dalem Pasinaon tetap berlangsung, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Selain itu, Dalem Pasinaon juga menyediakan grup WhatsApp guna mengkoordinasi kegiatan yang akan dilaksanakan. Pada grup tersebut dan membagikan berbagai video mengenai ilmu parenting. Kedepannya, Restu berharap agar ia dan teman-temannya dapat konsisten untuk mengadakan kegiatan yang bermanfaat.

“Harapannya, kedepan kami akan selalu konsisten untuk mengadakan kegiatan-kegiatan di atas supaya adik-adik dapat merasakan kebermanfaatannya secara berlanjut. Terutama selama pandemi ini, kami ingin selalu menjadi bagian dari adik-adik dalam belajar. Senyuman, antusiasme, dan semangat mereka adalah ke bahagiaan kami. Satu hal pelajaran yang kami dapatkan adalah mengajar itu tidaklah mudah. Maka, takzim dan hormat kami kepada para guru dimana pun itu” pungkasnya (Rensi)

 

Sumber : https://fib.uns.ac.id/news/mahasiswa-sastra-daerah-fib-uns-inisiasi-dalem-pasinaon-sebuah-wadah-belajar-and-berkegiatan-sosial

Komentar