Ketahanan Pangan, Jadi Bahasan Menarik Mahasiswa UNS Bersama CIPS Jakarta

Total
0
Shares

Harga pangan yang tinggi serta persediaan bahan pangan yang masih belum mampu mencukupi kebutuhan masyarakat Indonesia seingkali menjadi isu yang hangat diperbincangkan. Bagi masyarakat pra sejahtera kebutuhan akan pangan merupakan kebutuhan penting dan merupakan hal yang vital karena merekalah yang paling merasakan dampak dari ketidakstabilan harga serta regulasi ketahanan pangan itu sendiri.  Karena masyarakat pra-sejahtera di Indonesia menghabiskan setengah dari pendapatan bulanan mereka hanya untuk makanan. Penghematan yang lebih besar dalam pengeluaran untuk makanan ini dapat memiliki implikasi positif yang lebih luas terhadap pengurangan angka kemiskinan dan kekurangan gizi.

Melihat fenomena diatas, Center for Indonesian Policy Studies (CIPS)  bekerjasama dengan BEM FISIP UNS ingin memberikan perspektif baru dengan menghadirkan diskusi terbuka untuk mengeksplorasi ide-ide ekonomi terbuka, harga pangan dan ketahanan pangan dalam bentuk Roadshow Universitas melalui kegiatan  Pemutaran Film “Bakoel Kosong” & Diskusi Ketahanan Pangan, yang dilaksanakan Rabu, 13 November 2019 mulai pukul 08.30-16.30 WIB yang dilaksanakan dalam dua sesi di Aula FISIP UNS.  Kegiatan ini terbuka untuk semua mahasiswa  baik dari UNS maupun luar UNS. Berita selengkapnya baca DISINI (Maryani FISIP UNS)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You May Also Like

UNS Jalin Kerjasama Dengan PT KAI

UNS- Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menjalin Kerjasama dengan PT. KAI, penandatanganan dilakukan di Ruang Sidang 1 Gedung dr Prakosa Kentingan Surakarta, Senin (27/11/2017). Penandatanganan Kerjasama dalam bidang pendidikan, pelatihan,…
View Post