Berita Fakultas Ilmu Budaya

Kabag. TU FIB: “Internalisasi budaya kerja ACTIVE perlu ditingkatkan”

Hal tersebut disampaikan Kabag. Tata Usaha Fakultas Ilmu Budaya, Mustikawati Endah Setyandari pada hari jumat, (9/2) di halaman Fakultas Ilmu Budaya UNS dihadapan seluruh staff kependidikan Fakultas Ilmu Budaya dalam  kegiatan briefing budaya kerja ACTIVE.

“Budaya kerja ini tidak hanya menjadi slogan saja, tetapi diharapkan dapat juga menjadi jiwa dan semangat dalam upaya mewujudkan visi dan misi FIB UNS. Sehingga upaya internalisasi budaya kerja ACTIVE harus senantiasa kita tingkatkan”, kata Beliau

Hal ini menjadi beralasan, karena ke depan tantangan kerja semakin tinggi. Selain percepatan UNS menjadi World Class University, pada saat ini UNS dalam proses menjadi  PTNBH. Sehingga kualitas dan kuantitas mutu layanan pada civitas akademika dan stakeholder harus selalu ditingkatkan.

Kegiatan briefing dilaksanakan setiap jumat pagi sebelum mulai pelayanan kerja. Kegiatan yang diawali pada awal tahun 2018 ini bertujuan untuk mensosialisasikan setiap komponen ACTIVE dan secara bertahap mampu menginternalisasi pada perilaku kerja sehari-hari.

Komponen ACTIVE UNS meliputi :

  • A = Achievement orientation (Orientasi berprestasi). Dimana setiap pegawai diharapkan mampu bekerja dengan baik dan melampaui standar prestasi yang ditetapkan, beririentasi pada hasil dan terus menerus melakukan upaya untuk meraih keuanggulan;
  • C = Cust0mer satisfaction (kepuasan pengguna jasa). Yakni kemampuan untuk membantu atau melayani orang lain atau memenuhi kebutuhan pengguna jasa baik intern maupun ekstern;
  • T = Teamwork (kerjasama). Kemampuan bekerja bersama dengan orang lain, baik dalam tim besar maupun tim kecil dalam ruang lingkup institusi;
  • I = Integrity (Integritas). Mengkomunikasikan maksud, ide, dan perasaan secara terbuka dan langsung, dan dapat menerima keterbukaan dan kejujuran. Satunya kata dengan perbuatan;
  • V = Visionary (Visioner). Kemampuan menetapkan sasaran baru ketika target yang ditetapkan telah tercapai dan orientasi jangka panjang. Kemampuan menyesuaikan perubahan lingkungan dan mudah menerima perubahan dalam institusi;
  • E = Entrepreneurship (bersikap kewirausahaan). Sumber daya yang ada menjadi suatu produk dan jasa yang mempunyai nilai tambah dan mencari benefit/keunggulan dari peluang yang belum digarap orang lain.

Pemberian materi briefing dilakukan secara bergantian oleh masing-masing kasubbag. di lingkungan FIB dan kegiatan ditutup dengan masukan/saran/informasi tambahan/evaluasi  dari Kabag. Tata Usaha.

“Saya berharap, selain mampu memberikan penyegaran tentang makna ACTIVE, kegiatan ini juga mampu melatih kepemimpinan bagi masing-masing kasubbag. di lingkungan FIB. Tidak menutup kemungkinan melatih keberanian dan kepemimpinan staff kependidikan FIB. Sebab dari minggu ke minggu penyampaian briefing bervariatif dari naratif sampai dengan permainan. Komitmen awal telah disepakati, siapapun yang tampil sebagai pimpinan briefing, semua anggota harus mengikutinya,” tutup beliau.

Sumber: fib.uns.ac.id/berita/kabag-tu-fib-internalisasi-budaya-kerja-active-perlu-ditingkatkan/

Komentar

Shares