(02/09/2019) Pada bulan Juli hingga Agustus 2019, 7 orang mahasiswa Teknik Industri menjalankan program internship atau kerja praktek di Universitas Teknologi Malaysia dan JCY HDD Technology Sdn. Bhd. Kegiatan ini merupakan salah satu wujud dari kerja sama yang baik antara Universitas Sebelas Maret Surakarta dengan Universitas Teknologi Malaysia. Program ini berjalan selama 6 minggu dengan berbagai aktivitas yang menarik. Peserta kegiatan ini adalah mahasiswa Program Studi Teknik Industri angkatan 2016 sebagai berikut.

  1. Adella Tasya Haryanto
  2. Ayusya Khoirun Nisa
  3. Brahmastya Artanto
  4. Diah Rahmanasari
  5. Iqbal Irsyad Muhammad
  6. Martha Widhi Dela Utami
  7. Sofi Desi Susanti

Kegiatan pada minggu pertama adalah visitasi ke laboratorium di Kejuruteraan Mekanikal UTM antara lain Industrial Engineering Laboratory, Combution Laboratory, Marine Laboratory, Aeroneutic Laboratory, dan Production Laboratory. Peserta program ini juga mendapatkan pelatihan CAD CAM dan 3D Printing selama 2 hari di Production  Laboratory. Dalam kegiatan ini mahasiswa Teknik Industri UNS didampingi oleh dosen pembimbing dari UTM yaitu Dr. Syed Ahmad Helmi dan Dr. Norizah Binti Hj Redzuan.

 “Program internship yang kami ikuti di Universiti Teknologi Malaysia telah memberikan banyak sekali pengetahuan baru, seperti mempraktekkan OSHE di combustion laboratory, belajar software unigraph, CAD CAM, program CNC Machine, 3D printing, dan yang paling seru adalah mengunjungi berbagai laboratorium yang ada di engineering faculty UTM. Harapan kami untuk kedepannya program ini terus berlajut untuk adik tingkat kami”, ujar Ayusya salah satu peserta program internship.

Foto bersama dengan para pengajar Universiti Teknologi Malaysia

Kegiatan selanjutnya adalah kunjungan ke Ergonomic Excellence Centre Malaysia yaitu NIOSH (National Institute of Occupational Safety and Health). Mahasiswa Teknik Industri UNS ditemani oleh Dr. Jefri salah satu dosen UTM. Disana kami berdiskusi tentang kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh NIOSH seperti standarisasi K3 di suatu perusahaan dan melakukan visitasi laboraturium yang digunakan untuk melakukan berbagai macam tes kesehatan dan keselamatan, antara lain: climatic chamber, resting ECG, stress test, dan VO2MAX test.

“Setelah berkunjung ke NIOSH, kami jadi lebih paham begitu pentingnya safety dalam bekerja. Bagaimana human berhubungan dengan lingkungannya ketika bekerja. Hal itu menjadi aspek penting dalam setiap pekerjaan. Kebetulan NIOSH yang kami kunjungi ini merupakan satu satunya NIOSH di Malaysia. NIOSH yang bekerja dibawah kementerian ketenagakerjaan, tepatnya terletak di Johor Bahru. NIOSH ini kebetulan letaknya berdekatan dengan UTM. Jadi mereka banyak melakukan kerja sama untuk suatu project research karena fasilitas yang ada di NIOSH sangat bagus dan lengkap. Harapannya, di Indonesia juga ada institusi seperti NIOSH yang menyediakan fasilitas bagus dan lengkap untuk dapat bekerja sama memfasilitasi project peneliti di Indonesia. ”, ujar Diah salah satu peserta kunjungan NIOSH.

Foto bersama setelah menjalani pelatahan di NIOSH

Setelah itu, selama 30 hari mahasiswa menjalankan Industrial Attachment di JCY HDD Technology di Departemen Advanced Engineering. JCY merupakan perusahaan internasional yang memproduksi komponen komputer (hardisk). Disana mahasiswa belajar mengenai banyak hal. Pada minggu pertama dan kedua mahasiswa belajar mengenai proses produksi salah satu produk JCY di setiap departemen. Pada minggu ketiga dan keempat mahasiswa belajar mengenai robotic dan otomasi bersama Mr. Aaron Ang. Beliau adalah General Manager Advanced Engineering. Tak berhenti disitu, pada minggu kelima mahasiswa belajar proses logistic yang ada di JCY seperti perencanaan produksi, pengadaan material, warehousing dan custom.

“Menjalankan kerja praktek di JCY ini menambah pengalaman yang luar biasa bagi saya. Selama di sini, saya mendapatkan gambaran yang jelas mengenai dunia industri secara langsung. Selain itu, melakukan kerja praktek di perusahaan multinasional seperti JCY saya dapat berkesempatan untuk berkomunikasi dengan pekerja dari berbagai bangsa seperti Malaysia, Singapura, China, India, Nepal, dan Bangladesh.” ujar Bram.

Penyerahan sertifikat dari UNS kepada JCY HDD Technology Sdn. Bhd yang diwakili oleh General Manager Advanced Engieering, Aaron Ang.

Selain belajar, setiap mahasiswa juga memiliki projek menganalisis masalah yang ditemui saat kegiatan dan memberikan usulan perbaikan. Diakhir rangkaian acara, mahasiswa mempresentasikan projek yang telah dilakukan dihadapan perwakilan JCY Technology HDD Sdn. Bhd. dan dosen pembimbing di UTM.

Editor: Martha Widhi

Komentar

Shares