Suasana perkuliahan Praktik Simulasi Manajerial, Kamis, 29/11/2018 di Aula Gedung V FEB, tidak seperti biasanya, lebih meriah dengan hadirnya drummer dan musisi terkenal, Gilang Ramadhan.

Gilang dihadirkan untuk memberikan evaluasi presentasi kelayakan usaha kelas musik dari delapan kelompok mahasiswa .

Dalam penilaiannya, Gilang sangat memberikan apresiasi atas presentasi mahasiswa.

“Presentasi kalian sangat menarik, saat keluar dari kampus nanti, siap-siap saja, saya akan meng-hire kalian untuk kerja dengan saya” kata Gilang, musisi yang tidak memiliki background sekolah bisnis atau ekonomi.

Gilang, dengan gaya yang cukup santai, berdasarkan pengalamannya, menyampaikan penilaian dan masukan kepada delapan tim mahasiswa.

Hal utama yang perlu diperhatikan dalam membuat sekolah musik adalah tentukan target marketnya, untuk usia berapa tahun. Dari sana akan ditentukan instrukturnya, semisal untuk anak-anak diusia dua tahun tentu memerlukan intruktur yang berbeda dengan usia remaja. Perlu ada kepiawaian lebih dari instruktur untuk memahami psikologi anak, tidak hanya sekedar mengajar musik.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa di era sekarang ini, perlu menggandeng orang-orang IT untuk kelancaran usaha. Semua harus dibuat mudah, tidak menyulitkan para orang tua, terlebih untuk konsep payment.

Konsep Cost Reduction juga perlu dipertimbangkan, terutama untuk pembuatan ruang kelas, kelas selayaknya tidak dibuat sama karena untuk suara drum yang sangat keras akan beda dengan ruang kelas biola yang lembut.

Perlu dibangun juga sistem agar orang tua mau menyekolahkan anak-anaknya ke sekolah musik. Berikan konsep yang menarik, tampilkan lebih banyak makna dari musik. Perlu dijelaskan dalam konsepnya, tujuan dari sekolah musik .

“Tujuh puluh sampai depalan puluh persen orang tua yang mengantarkan anak-anaknya ke sekolah musik hanya sekedar iseng untuk menyalurkan hobi anaknya. Tidak pernah bertujuan untuk menjadikannya sebagai pemusik. Ini tantangan kita” tegasnya .

Gilang menekankan bahwa belajar musik harus sudah menjadi kebutuhan manusia. Ada makna yang banyak dari bermain musik dan hal inilah yang perlu ditekankan kepada orang tua yang akan membawa anak-anaknya ke sekolah musik.

#Tetri Wahyu – Humas FEB

Komentar

Shares