Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UNS mengelar kegiatan Pelatihan Penulisan Proposal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat untuk Persiapan PKM Didkti dan PIMNAS, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa (LKMM) yang diadakan pekan lalu. Bertempat di Indraprastha Hall, UNS Inn (22/11/2021) pelatihan kali ini mengundang Tiwuk Kusuma Hastuti, S.S., M.Hum dan Asep Yudha Wirajaya, S.S., M.A sebagai pembicara.

Mengawali kegiatan Wakil Dekan Wakil Dekan Akademik, Riset, dan Kemahasiswaan FIB UNS, Prof. Dr. Tri Wiratno, M.A menyampaikan laporan kegiatan meliput, jumlah peserta yang terdiri dari 40 mahasiswa FIB lintas program studi (prodi), dan tujuan pelatihan ini guna memberikan keterampilan menulis. “Kegiatan ini bertujuan agar mahasiswa siap menghadapi skripsi dan kompetisi. Selain hal tersebut adik-adik mahasiswa dapat mencuri start, pasalnya mata kuliah metodologi penelitian baru diajarkan pada semester lima” ungkapnya.

Ungkapan senada juga diutarakan oleh Dekan FIB, Prof. Dr. Warto, M.Hum, menurutnya mempersiapkan sesuatu itu perlu jauh hari agar mendapatkan hasil yang mantap dan maksimal. “Saya patut berbangga atas terselenggaranya kegiatan pelatihan penulisan ini, sehebat apapun seseorang pasti tetap membutuhkan waktu persipan. Menyadari bahwa mahasiswa merupakan bagian dari masyarakat ilmiah yang tugasnya adalah mencari kebenaran secara ilmiah dan kemudian disebarkan kepada masyarakat” tuturnya.

Sebagai pembicara pertama Tiwuk memaparkan terkait PKM Riset. Menurut dosen prodi Ilmu Sejarah ini mengatakan bahwa PKM Riset dapat merangsang mahasiswa guna mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi, yang potensial berdaya guna dan bermanfaat untuk diterapkan dalam kehidupan masyarakat.

Sebagai dosen dan juga pembimbing penelitian, Tiwuk tahun ini mampu menghantarkan mahasiswa bimbingannya mendapatkan medali perak poster PKMRSH-1 Pimnas 2021. Dalam kesempatan ini beliau juga memberikan beberapa kunci sukses agar proposal penelitiaannya mendapatkan hasil maksimal.

“Ada lima kunci sukses yang akan saya tularkan pada kalian. Pertama, tantangan intelektual, topik yang diangkat dalam penelitian harus memiliki kekuatan logika dekduktif . Kedua, fokus masalah, ketajaman memilih ruang lingkup riset, pemilihan masalah yang unik serta kesesuaian cara pendekatan. Ketiga, kebaruan dan tata cara serta kelengkapan sistem metodologi yang digunakan dalam mengumpulkan informasi atau data dan cara analisisnya. Keempat, kualitas data. Kelima, kualitas luaran” jabarnya.

Dosen prodi Sastra Indonesia, Asep Yudha sebagai pembicara kedua menjabarkan materi yang berjudul Bedah Pedoman PKM 2021 Potensi Lolos Pimnas. Menurut beliau tujuan PKM adalah mempersiapkan sumber daya manusia berorientasi ke masa depan menjadi lulusan yang unggul, kompetitif, adaptif, fleksibel, dan produktif berdaya saing dengan karakter Pancasila. Selain hal tersebut, PKM juga memandu mahasiswa menjadi pribadi yang tahu dan taat aturan, kreatif , inovatif, serta objektif kooperatif dalam membangun keragaman intelektual.

Kegiatan ini merupakan upaya fakultas meramu pelatihan, guna mencetak mahasiswa yang unggul dalam aspek penulisan, baik dalam ranah kompetisi maupun tidak.(Rensi)