•  
  •  
  •  
  •  
  •  

Perguruan tinggi selain mempersiapkan generasi muda yang memiliki kemampuan akademik tinggi dan membentuk nilai sikap serta perilaku ilmiah juga memiliki tugas mengembangkan softskills mahasiswanya. Potensi dan minat mahasiswa perlu dikembangkan dalam rangka membentuk manusia yang cerdas dan memiliki kemampuan softskills yang yang baik sesuai minat dan bakat masing-masing.  Pimpinan di Fakultas Ilmu Budaya (FIB) awal tahun 2020 telah melantik kepengurusan Ormawa 2020. Ormawa di FIB Semula berjumlah 19 unit organisasi kemahasiswaan, namun pada tahun 2020 menjadi 16 karena perpindahan program diploma di Sekolah Vokasi UNS.

Ormawa Fakultas Ilmu Budaya memandang perlu memberikan beberapa pembekalan kepada pe baik itu terkait sosialisasi kebijakan dan program bidang III tahun 2020, yang dilengkapi dengan teknis  penyusunan perencanaan kegiatan sampai dengan pertanggungjawabannya. Sehubungan dengan hal tersebut, FIB menggelar Lokakarya Organisasi Kemahasiswaan, Kamis (30-01-2020).

Kegiatan ini sebagai sarana memberikan pe pengurusan selama satu tahun ke depan.  Kegiatan ini diikuti oleh 50-an peserta yang terdiri dari perwakilan pengurus masing-masing ormawa dan dosen pembimbing UKM.   Kegiatan yang berlangsung sehari tersebut dibuka oleh dekan FIB, Prof Warto. Di hadapan peserta yang hadir beliau menyinggung tentang kebijakan Menteri Pendidikan RI yang baru yakni konsep kampus merdeka. Kampus merdeka mencoba wacana para mahasiswa diminta meninggalkan bangku kuliah minimal selama satu tahun untuk kegiatan di luar kampus, baik untuk kegiatan magang maupun  KKN.  Selain itu mahasiswa diperbolehkan kuliah lintas disiplin ilmu maupun lintas fakultas. Diharapkan dengan kebijakan baru ini membuka ruang  atau sekat-sekat yang selama ini kaku ingin dirombak dan lambat laun akan mengubah iklim akademik di kampus ke arah yang lebih positif. Diakhir sambutannya Dekan kembali menekankan bahwa  berorganisasi tidak akan ada ruginya karena akan melatih dan juga meningkatkan kemahiran non akademik. Hal ini hanya akan diperoleh diluar ruang-ruang kelas di antaranya belajar melalui kreativitas, teamwork, dan terjun di masyarakat.

Kegiatan dilanjutkan dengan isian dari narasumber. Hadir sebagai narasumber pertama adalah  Wakil Dekan Bidang kemahasiwaan dan alumni, Dr. Henry Yustanto. Beliau memaparkan tentang  kebijakan dan program bidang kemahasiswaan dan alumni 2020. Dilanjutkan materi tentang teknis pembuatan TOR dan RAB serta mekanisme ajuan pencairan dana dan LPJ oleh Kasubbag. Perencanaan dan Informasi, Rindah Agfrie serta pertanggungjawaban dokumen keuangan oleh Kasubbag. Bidang Keuangan dan Umum,  Tri Utami.

Pada sesi terakhir, acara ini diisi dengan praktik pembuatan TOR, LPJ dan SPJ. Pada kesempatan baik tersebut BEM dan HMP Pandawa diberikan tantangan untuk mempresentasikannya di hadapan peserta yang hadir. Kegiatan ditutup oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni dengan sebuah harapan semoga semua Ormawa dapat berkembang dengan baik dan profesioanal.

Sumber: https://fib.uns.ac.id/berita/fib-bekali-pengurus-ormawa-2020-dengan-pelatihan-penyusunan-program-kegiatan-pertanggungjawaban/

Komentar