FEB UNS menerima kunjungan mahasiswa dan dosen Fakulti Ekonomi dan Perniagaan Universiti Malaysia Sarawak (Unimas), Rabu 4 April 2018.

Rombongan yang dipimpin oleh Norazirah Ayob, Ph.D, Timbalan Dekan (Wakil Dekan) Bidang Pelajar dan Alumni diterima langsung oleh segenap pimpinan dan tim internasionalisasi di Ruang Sidang I FEB.

Dalam sambutannya, Muhammad Agung Prabowo, Ph.D, Wakil Dekan Bidang Akademik mengucapkan selamat datang kepada para dosen dan mahasiswa dari Unimas dan terima kasih atas kunjungannya.

Setelah memaparkan sejarah UNS dan menceritakan kekhasan makanan Solo, Agung Prabowo mengajak Unimas untuk berkolaborasi dan mengambil manfaat dari kunjungan ke FEB UNS.

“Semoga kunjungan ini bisa ditindaklanjuti dengan kunjungan berikutnya. Demikian pula sebaliknya dari FEB UNS untuk berkunjung kembali ke Unimas dan mengembangkan kerjasama ” jelasnya

Agenda di hari ketiga kunjungan Universiti Malaysia Sarawak (Unimas) ke FEB UNS, Jumat 6 April 2018 diisi dengan Kegiatan Kuliah Dosen Tamu oleh Mohd Naim bin Kamarazaman kepada mahasiswa FEB UNS di Ruang Sidang II. Industri Halal di Malaysia menjadi bahasan Mohd Naim kepada hampir 60 mahasiswa FEB UNS .

Pada jam yang sama, Dosen FEB UNS, Tastaftiyan Risfandy, di Ruang Sidang I FEB UNS memberikan kuliah kepada mahasiswa Unimas dengan materi Efek Negatif Komisaris Independen di Perusahaan.

Kegiatan akan dilanjutkan Senin, 9 April 2018 dengan agenda Working Paper Forum.

Diakhir kunjungan ke FEB UNS, Senin 9 April 2018, Perwakilan Fakulti Ekonomi dan Perniagaan Universiti Malaysia Sarawak (FEP Unimas), Norazirah Ayob, Ph.D, Timbalan Dekan, Hal Ehwal Pelajar dan Alumni beserta 3 dosen Unimas, bertemu dengan Dekan FEB UNS, Dr. Hunik Sri Runing Sawitri, M.Si,.

Dalam pertemuan di Ruang Dekan FEB UNS tersebut dibahas rencana kerjasama yg lebih spesifik, yakni student exchange.

Di masa mendatang, FEB UNS dan FEP Unimas akan memetakan kurikulum dan menentukan mata kuliah yang sesuai yang dapat diambil mahasiswa peserta student exchange selama satu semester sehingga jumlah kredit pengambilan mata kuliah di universitas partner dapat diakui di transkrip mahasiswa.

Komentar

Shares