Seyogyanya, pada saat penyusunan cost structure analysis (CSA) harus berdasarkan renstra masing-masing unit atau prodi, lalu kemudian, dari renstra bisnis yang ada, masing-masing prodi atau unit menetapkan baseline pada saat penyusunannya, jika baseline sudah benar, perencanaan berikutnya akan lebih baik.

Pernyataan tersebut disampaikan Muhtar, Staf Ahli Rektor bidang Keuangan dan Manajemen pada Workshop Penyusunan Target Key Performance Indikator (KPI) 2019 Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNS, Senin 24 September 2018.

Muhtar jelaskan proses dalam penyusunan KPI

Lebih lanjut dipaparkan oleh Muhtar, proses pembentukan angka dan data pada Rencana Strategis Bisnis (RSB), Cost Structure Analysis (CSA) dan Rencana Bisnis Anggaran (RBA). Dalam RSB ditetapkan indikator dan target kinerja KPI selama 5 Tahun yang dijabarkan pada KPI tahunan. Berdasarkan KPI yang sudah ditetapkan dalam RSB, lalu dihitung unit cost (CSA), berdasarkan target kinerja masing-masing unit, jenjang dan tingkatannya. Selanjutnya berdasarkan data dan angka yang ada pada CSA tersebut, maka disusun draft dan pagu indikatif (RBA) sesuai dengan prediksi realistis tentang potensi pendapatan dan kemampuaan pembiayaan dan belanja pada tahun berkenaan.

Angka dalam RSB seharusnya sama dengan CSA, tapi pelampauan dan pelambanan capaian

Peserta terdiri dari pimpinan FEB UNS

KPI yang menyebabkan berubah dan angka dalam CSA biasanya lebih tinggi dari pada RBA, idealnya sama agar KPI dicapai sesuai target di RSB.

Muhtar juga menjelaskan untuk target kinerja FEB di tahun 2019, penyusunannya dimulai dari capaian kinerja 2017, kinerja capaian 2018 hingga penyusunan KPI hari ini, serta prediksi tambahan (prognosa) mulai tanggal 25 September sampai 31 Desember 2018 nanti, sehingga ditemukan target KPI yang realistis .

“Memahami komponen yang akan dicapai itu sangat penting. Baseline harus benar-benar kita hitung, dihitung secara konservatif, jangan terlalu over estimate” tegasnya

Workshop yang diikuti oleh seluruh pimpinan FEB UNS dikemas dalam bentuk presentasi per bidang yaitu akademik, bidang umum dan keuangan, kemahasiswaaan dan alumni, dilanjutkan diskusi.

Selanjutnya, selama kurang lebih satu jam, kelompok dari rumpun Manajamen, Akuntansi dan Ekonomi Pembangunan menyusun KPI dan hasilnya dipresentasikan serta didiskusikan.

Acara ditutup oleh Muhammad Agung Prabowo, Wakil Dekan Bidang Akademik FEB UNS. Agung mengapresiasi jalannya diskusi penyusunan target KPI yang telah dilaksanakan selanjutnya akan dilakukan evaluasi dan review.

Komentar

Shares