Dosen FEB UNS Gunakan Beragam Aplikasi Pembelajaran Daring

Total
0
Shares

Seluruh dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret (FEB UNS) sejak Senin 16 Maret 2020 sudah wajib melakukan perkuliahan daring (online).

Penggunakan aplikasi untuk perkuliahan daring yang dilakukan oleh dosen lebih fleksibel sesuai dengan kemampuan dosen. Aplikasi yang digunakan dosen beragam, ada yang menggunakan Spada (Sistem Pembelajaran Daring) UNS, Google Classroom, Zoom Cloud Meeting, Webex , IG Live ataupun Whatsapp Group (WAG).

Dosen dan mahasiswa mulai aktif berkuliah daring

Di awal pemberlakuan wajib perkuliahan daring, Prof. Doddy Setiawan, SE.,MSi,. Ph.D, Ak, dosen Program Studi (Prodi) Akuntansi melaksanakan perkuliahan Metodologi Penelitian (Metopen) dengan menggunakan aplikasi Zoom Cloud Meeting kepada 40 mahasiswa.

Dengan aplikasi ini, perkuliahan lebih sangat efektif karena dosen dan mahasiswa dapat berkomunikasi langsung dengan video call . Untuk presensi juga bisa terlihat semuanya, mana yang sudah join atau belum.

Dalam perkuliahan yang berlangsung selama kurang lebih dua jam itu, hanya ada sedikit kendala sinyal untuk tidak lebih dari tiga orang mahasiswa yang ada di daerah.

Muhammad Ridwan Ikhsan, Ketua Kelas C matakuliah Metopen mengatakan di keadaan darurat corona, pembelajaran ini cukup efektif. Namun akan menjadi efektif bila sinyal temen-temen mahasiswa tidak terhambat.

“Kebetulan saya pakai wifi, kalau dari saya pribadi tidak masalah, namun untuk temen temen yang menggunakan kuota sebagian besar keberatan, mengingat dua jam lamanya pembelajaran online” jelasnya kepada Humas.

Sementara itu, di hari yang sama , Deny Dwi Hartomo, S.E.,M.Sc, Dosen Program Studi (Prodi) Manajemen melakukan perkuliahan untuk matakuliah Manajemen Perbankan kelas C dengan WAG.

Penggunaan WAG sengaja dipilihnya untuk tidak terlalu membebani kuota bagi mahasiswa meskipun memang interaksi melalui WAG terbatas hanya tulisan atau voice record dan tidak bisa kontak mata dengan mahasiswa.

“Alhamdulillah seluruh mahasiswa 100% bisa mengakses, dibuktikan dari view setiap chat oleh seluruh mahasiswa. Dan whatsapp tidak butuh kuota banyak. Video conference lebih efektif namun butuh kecepatan dan kuota data yg lumayan yang tentunya mahasiswa mungkin akan terbebani” paparnya

Dalam perkuliahan yang berlangsung kurang lebih 2,5 jam, sempat ada kendala di pengiriman video presentasi mahasiswa karena maksimal file 60 mb saja. Lebih dari itu harus di split.

Kewajiban melakukan perkuliahan daring secara menyeluruh bagi dosen di UNS berlaku sejak Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang kewaspadaan dini, kesiapsiagaan serta tindakan antisipasi pencegahan penyebaran infeksi Covid-19 di lingkungan UNS.

Salah satu langkah yang ditempuh untuk pencegahan penyebaran infeksi corona adalah dengan mengubah bentuk kuliah tatap muka menjadi pembelajaran daring (online) terhitung sejak hari Senin 16 Maret s.d. Sabtu 28 Maret 2020. (Humas FEB)

Editor: Drs. BRM. Bambang Irawan, M.Si.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You May Also Like