Peraturan Pemerintah No 45 tahun 2019 berkaitan dengan apabila di perusahaan ada kegiatan magang, praktek kerja yang berkaitan dengan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) akan diberikan fasilitas yang sangat luar biasa. Misal perusahaan mengeluarkan uang 100 juta untuk kegiatan magang atau pengembangan SDM lainnya, bisa dikurangkan dari penghasilan bruto sebesar 200%.

Pernyataan itu disampaikan Sri Suranta, akademisi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret (FEB UNS) di acara seminar yang bertema Peran Insentif Perpajakan (PPN & PPNBM) Dalam Rangka Mendorong Investasi di Indonesia, Kamis, 3/10/2019.

Dikatakannya, adanya insentif sangat bermanfaat untuk perusahaan untuk meringankan pajak. Dengan insentif ini harusnya perusahaan berlomba-lomba untuk mulai memikirkan kualitas skill SDM yang mereka miliki.

Insentif juga diberikan untuk riset and development dengan syarat harus di Indonesia.

Kegiatan yang dibuka oleh Dr. Izza Mafruhah, Wakil Dekan Bidang Akademik FEB UNS juga menghadirkan nara sumber dari Badan Kebijakan Fiskal yakni Rustam Effendi, M.Si, Wawan Juswanto, Ph.D. dan Joni Kiswanto, M.M,Ak (BKF).

Komentar

Shares