•  
  •  
  •  
  •  
  •  

Organisasi Mahasiswa (Ormawa) adalah bagian penting dari kehidupan kampus. Kampus adalah tempat untuk menuntut Ilmu, mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan budaya, serta mengembangkan potensi diri dalam bentuk softskill. Sebagaimana fakultas-fakultas lainnya, Fakultas Ilmu Budaya juga memberi kesempatan keapda para mahasiswa untuk berkegiatan dan berkarya di bidang softskill. Sejumlah 19 ormawa yang terdiri atas BEM, DEMA, Himpunan Mahasiswa Program Studi dan Organisasi kemahasiswaan di lantik untuk masa bakti kepengurusan satu tahun. Pada tahun 2020 ini masa kepengurusan organisasi lama telah habis per 31 Desember 2019. Sehubungan dengan hal tersebut, Bagian kemahasiswaan Fakultas Ilmu Budaya UNS mengadakan kegiatan pelantikan pengurus Ormawa yang terdiri dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) di lingkungan FIB masa bakti 2020, Jumat (01/10/2020).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Seminar tersebut diawali dengan laporan Wakil Dekan Bidang kemahasiswaan dana Alumni, Henry Yustanto. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Dekan FIB melantik sejumlah 16 pengurus Ormawa. Pada tahun 2020 terdiri atas 19 Ormawa. Hal ini disebabkan, sejak agustus 2019 pengelolaan program diploma berpindah di Sekolah Vokasi UNS. Kegiatan ini dihadiri oleh segenap pimpinan Fakultas, Kepala Program Studi, Dosen pembinan UKM di lingkungan FIB dan pengurus Ormawa lama.

Acara dilanjutkan dengan pelantikan para pengurus periode 2020, dan penandatanganan berita Acara Pelantikan.

Dalam pidato sambutannya, Dekan FIB Warto mengatakan, “Secara resmi telah terbentuk pengurus Ormawa 2020. Ormawa adalah bagian penting sebuah organisasi intra kampus. Sejalan dengan visi misi FIB UNS, ormawa membantu untuk mengembangkan potensi softskill di luar ruang kuliah. Hal ini untuk mengasah kognitif, dan kecerdasan emosi”

 Lebih lanjut Beliau juga berpesan untuk hati-hati dan mengkontrol diri dalam pergaulan sehari-hari,“Kampus ini inklusif, untuk itu jangan di campuradukkan dengan politik identitas. Hal ini tidak akan memajukan kehidupan kampus. Mari kita membangun dan sambut generasi net. Revolusi 4.0 merupakan tantangan besar kita. Tunjukkan kemampuan Anda sebagai mahasiswa berkualitas, maju dalam pendidikan tanpa harus meninggalkan jati diri Anda sebagai warga kampus yang berbudaya. Sebab ilmu budaya menjadi penting di dalam memperkuat jati diri bangsa dalam pertarungan global”.

Setelah pelantikan ini, para pengurus diharapkan segera berkoordinasi dan mewujudkan program dan kegiatan yang telah diprogramkan pada tahun 2020. Semoga prestasi baik regional, nasional bahkan internasional mampu diwujudkan.

 

sumber: https://fib.uns.ac.id/berita/dekan-lantik-pengurus-ormawa-fib-2020/

Komentar