Spread the love

Bertepatan dengan hari Pendidikan Nasional, Universitas Sebelas Maret (UNS) menggelar wisuda daring yang diikuti oleh 259 wisudawan, Sabtu 2 Mei 2020.

Wisudawan dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNS untuk Program sarjana sebanyak 23 orang dan 2 wisudawan dari program diploma.

Menurut Dekan FEB UNS Prof. Drs. Djoko Suhardjanto, M.Com(Hons), Ph.D.Ak. suasana wisuda daring di hari ini jelas berbeda dari wisuda yang biasa dilakukan. Namun wisuda daring yang merupakan kali pertama diselenggarakan di UNS tetap terasa khidmat, serius dan formal.

Dekan FEB UNS Saat Wisuda Daring

Prof. Djoko menilai bahwa terobosan penerapan teknologi seperti ini sangat baik agar proses pendidikan bisa berjalan meskipun dalam kondisi darurat nasional, Pagebluk Covid-19.

Dalam kesempatan itu juga, Prof. Djoko mengucapkan selamat dan sangat mengapresiasi kepada para wisudawan yang mengikuti wisuda daring hari ini.

“Selamat kepada para wisudawan, kalian adalah pemuda pemudi yang hebat dan luar biasa. Masa darurat Covid-19 bukan suatu halangan yang berarti. Karakter pejuang tangguh ini yang selayaknya dimiliki oleh mahasiswa FEB UNS. Sifat tangguh, pejuang, motivasi tinggi dan tidak pernah mengeluh merupakan karakter sivitas akademika dan khususnya FEB UNS. Tetap semangat, Bumi Pertiwi menanti darma baktimu” tegasnya menyemangati.

Sementara itu, salah satu mahasiswa FEB Program Studi Manajemen, Tsania Ulil Albab Sugeng, Sarjana Manajemen mendapat kehormatan untuk membacakan Prasetya Alumni UNS. Tsania sengaja memilih tempat yang tepat untuk prosesi wisuda daring yakni di pelataran joglo rumahnya.

Tsania yang berpredikat cumlaude dengan Indeks Prestasi 3,94 juga mendapat predikat lulusan termuda untuk program sarjana dengan usia sampai saat lulus 20 tahun 2 bulan.

Meski dalam suasana wisuda yang beda, Tsania merasa bahagia karena semua keluarga bisa melihat prosesi wisuda daring. Dan ayahnya yang memindahkan kucir topi wisuda.

Tsania didampingi ayahnya, saat prosesi pemindahan kucir topi wisuda

“Walaupun memang tidak semeriah wisuda biasa, tapi wisuda online ini berkesan sekali dan bisa jadi memori sampai tua besok” tuturnya penuh keceriaan.

Bila pandemi Covid-19 telah berakhir, Tsania dan teman-temannya yang diwisuda hari ini berencana akan mengadakan acara tasyakuran meski hanya sederhana. (Humas FEB)

Komentar