Bekali Mahasiswa Menjadi Humas Excellent, Prodi D3 Komter FISIP  Selenggarakan Workshop Public Relations

Total
0
Shares

Setiap manusia punya sisi berbeda, menilai orang dari penampilan luar  terkadang menipu dan tidak menunjukkan kepribadian seseorang secara keseluruhan. Hingga ada pepatah  bijak yang diyakini orang diseluruh dunia yaitu   Don’t judge a book by the cover, hal ini disampaikan oleh Ajeng Peny Astuti, SH, M.Kn   seorang stylist consultant dalam rangkaian workshop dari Program D3 Komunikasi Terapan dengan minat utama public relation.

Workshop Public Relations  dengan tema ‘How to be charming, Pro, Excellent and Prestigious” telah diselenggarakan pada hari Rabu, 18 September 2019 oleh Program Studi D3 Komunikasi Terapan FISIP UNS di Ruang Seminar Gedung 1 lantai 2 FISIP UNS.  Menurut Ajeng lebih jauh  tidak sepenuhnya merupakan suatu kesalahan saat seseorang melihat orang lain dari segi penampilan. Hal ini dikarenakan dari gaya berpenampilan seseorang, dapat diketahui berbagai latar belakang mengenai diri orang tersebut secara garis besar walaupun untuk mengenal seseorang diperlukan pendekatan lebih jauh dan mendalam. Karena tidak semua kepribadian seseorang selaras dengan penampilannya.

Ajeng Peny menambahkan dalam dunia kerja, penampilan menjadi salah satu hal yang vital dalam penilaian. Apa yang dipakai oleh seseorang saat melamar sebuah pekerjaan akan menjadi pertimbangan orang tersebut akan diterima atau tidak dalam pekerjaan tersebut. Namun demikian  saat berpenampilan harus diperhatikan kaidah-kaidah tertentu misalnya orang lain menjadi nyaman  serta memudahkan seseorang berhubungan dengan orang lain dengan tetap membekali ketrampilan softskill yang memadai sebagai tambahan modal penampilan yang sudah dimiliki tadi. Ketika kita membiasakan diri untuk tidak terpaku menilai orang lain dari sisi luarnya saja, sesungguhnya akan ada banyak keuntungan yang kita dapatkan. Keuntungan tersebut adalah kesempatan untuk mendalami sisi personaliti seseorang.

Selain Ajeng Peni, Narasumber lain yang dihadirkan oleh Prodi D3  Komunikasi Terapan adalah  Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Cabang Solo yaitu Anas Sahirul,S,Sos. Anas menyampaikan bahwa seorang humas selain sebagai ambassador dari instansi yang dinaungi, ia harus  mampu  menjalin hubungan baik dengan media baik media konvensional maupun media online lainnya.  Hubungan dengan media  merupakan elemen fundamental dalam pekerjaan kehumasan karena ada teori kehumasan yang berkaitan dengan kajian media relation.  Seorang humas yang mampu bermitra dengan media  akan mendapatkan kemanfaatan diantaranya mendapatkan liputan yang positif,  meningkatkan  kepercayaan para pelanggannya dalam menggunakan produknya serta mampu  menciptakan rasa saling percaya dan pengertian  diantara kedua belah pihak.   

Acara yang dibuka oleh Kepala Prodi D3 Komunikasi Terapan, Mahfud Anshori,S.Sos,M.Si  ini mendapat antusiasme dari para peserta mengingat banyak pembelajaran yang diberikan oleh para praktisi kehumasan yang akan bermanfaat saat para mahasiswa tersebut akan memasuki dunia kerja. (Maryani FISIP UNS)

 

  

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You May Also Like