Spread the love

Pandemi Covid-19 membawa dampak bagi sistem pembelajaran di kampus dan juga mengubah pola kerja yang semula banyak dilakukan di dalam kampus, sejak pertengahan Maret 2020 lalu harus membiasakan dengan pembelajaran daring dan pola kerja dengan sistem piket dan Work From Home (WFH).

Beberapa pegawai di FEB UNS ada juga yang karena pekerjaannya harus tetap melakukan rutin aktifitas kerjanya seperti biasanya sebelum ada wabah, bekerja setiap hari, seperti cleaning service dan satpam.

Pernyataan ini disampaikan Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret (FEB UNS), Dr. Djuminah, M.Si, Ak. saat acara bincang-bincang sesi kedua di Radio Metta FM, Senin 18 Mei 2020.

Lebih lanjut dikatakan bahwa bidang dua telah menganggarkan dalam tiga bulan ke depan untuk meningkatkan imunitas, dengan tambahan vitamin dan nutrisi di setiap hari kerja, khususnya untuk cleaning service, satpam, tenaga kependidikan dan Dekanat yang menjalankan piket kerja.

Untuk menjaga agar lingkungan kampus FEB UNS terbebas dari virus, secara rutin di hari Senin dan Kamis dilakukan penyemprotan desinfektan dan juga selalu menyediakan hand sanitizer di beberapa pintu masuk gedung FEB UNS.

Sementara itu Dr. Dwi Prasetyani, M.Si dari Satgas Dampak Covid-19 menyampaikan untuk menjaga ketahanan pangan di lingkungan internal FEB UNS, awal April 2020, Dekan telah membentuk Tim Satgas Dampak Covid-19 dan disosialisasikan kepada dosen, karyawan, termasuk juga kepada para alumni untuk menjadi donatur.

Donasi disalurkan kepada cleaning service, security dan tenaga kependidikan yang membutuhkan serta kepada mahasiswa yang berada di kos sekitar kampus, tidak bisa pulang karena wabah.

“Kami memposisisikan sebagai orang tua mereka, kami memantau hampir 80-an mahasiswa yang masih kos di sekitar kampus. Setiap dua pekan kita tanyakan kebutuhannya, yang masak sendiri kita beri bahan makanan dan yang tidak masak sendiri diberikan bantuan uang tunai. Kami berharap bantuan ini benar-benar tepat sasaran, sesuai yang dibutuhkan mahasiswa” jelas Dr. Dwi

Pada perkembangannya, bantuan juga diberikan ke luar FEB UNS. Bekerja sama dengan EMC, komunitas Motor FEB membantu Taman Satwa Taru Jurug, dalam bentuk donasi uang tunai pembelian tiket untuk membantu pengelolaan pakan satwa dan juga bantuan kepada karyawan di TSTJ. (Humas FEB)

Editor: Drs. BRM. Bambang Irawan, M.Si.

Komentar