Asah dan Tingkatkan Soft Skills untuk Masuki Dunia Kerja

Total
0
Shares

Peningkatan Soft Skill Calon Lulusan dalam Memasuki Dunia Kerja merupakan tema yang diusung dalam Pre Job Training (PJT), Sabtu 14/10/2017 di Aula FEB UNS.

PJT merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan Internship and Career Development (ICD) FEB UNS dengan tujuan untuk memberikan ilmu dan motivasi agar mahasiswa, calon lulusan, memiliki kemampuan dan kesiapan dalam memasuki dunia kerja .


Kegiatan yang diikuti oleh mahasiswa semester V Program Diploma III, menghadirkan dua orang pakar, Siti Partimah, praktisi, dan Aditya Nanda Priyatama, Dosen Psikologi UNS.

“Selama perkuliahan, mahasiswa telah dibekali kemampuan akademik, besar harapan kami, dengan PJT ini, mahasiswa, calon lulusan, mampu menyerap materi soft skills yang disampaikan oleh kedua nara sumber. Mahasiswa dapat mengasah dan meningkatkan kemampuan dan potensi yang dimiliki sehingga mampu berkompetisi di dunia kerja” papar Siti Khoiriyah, yang lebih dikenal dengan sapaan “Rini”, Ketua ICD FEB UNS dalam sambutan dan sekaligus membuka acara.

Dalam pemaparan materinya, Siti Partimah menjelaskan bahwa soft skill merupakan keterampilan individu dalam berhubungan dengan orang lain (interpersonal skills) dan dalam mengatur dirinya sendiri (intrapersonal skills).

“Kegagalan ataupun masalah sering timbul dikarenakan seseorang tidak memiliki soft skills yang baik diantaranya; ketidakmampuan berkomunikasi dengan tepat, kurang disiplin, tidak dapat dipercaya, kurang empati, daya kreatifitas yang rendah dan lain sebagainya” jelas Siti Partimah.

Lebih lanjut dijelaskan oleh Siti Partimah, melihat pentingnya peran soft skill dalam dunia kerja, idealnya soft skills maupun hard skills harus diberikan di tingkat pemimpin ataupun pekerja walaupun dengan komposisi yang berbeda. Bentuknya seperti piramida. Soft skills diberikan lebih banyak untuk para pemimpin dan sebaliknya untuk tingkat pekerja.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam hal pengembangan karir yaitu: untuk menjadi yang terbaik, berikanlah yang terbaik ; pegang amanah, penuhi janji dan jaga integritas; miliki nilai tambah, ambil tanggung jawab yang lebih besar, kerja ekstra dan jadi yang terbaik; miliki networking yang luas sehingga kita dikenal di dalam perusahaan ataupun di luar perusahan; menjalankan budaya perusahaan, inisiatif, solutif, antusisas dan positif.

Disisi lain, Aditya menyampaikan empat hal yang harus dipersiapkan para pencari kerja dalam menghadapi psikotes. Pertama, anda perlu merasa yakin bahwa posisi yang hendak anda lamar tersebut merupakan posisi yang memang sesuai untuk anda, sehingga ada unsur kecocokan dengan kemampuan; kedua, persiapkan diri anda dengan istirahat yang cukup, seringkali kelelahan dan ketegangan mempengaruhi hasil tes anda; ketiga, percaya diri, tidak perlu melihat jawaban orang lain, atau bagaimana orang lain mengerjakan tes tersebut sehingga malah menjadi beban bagi anda, atau anda mendapatkan hasil yang tidak sesuai dengan diri anda; keempat, ingat bahwa setiap tes ada pemetaannya sehingga anda perlu melakukan antisipasi sejak awal.

Kedua narasumber sangat komunikatif dalam menyampaikan materi kepada 300 mahasiswa yang sesekali diselingi dengan permainan-permainan, menambah suasana PJT cukup rileks menyenangkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You May Also Like