Alumni STAR-BPKP Wujudkan Kualitas Akuntabilitas Keuangan Negara

Total
1
Shares

Alumni Program Beasiswa State Accountability Revitalization Badan Pengawasan Keuangandan Pembangunan (STAR-BPKP) gelar seminar nasional, Kamis (20/10/2016). Dengan mengusung tema “Peran Alumni STAR BPKP dalam Mendukung Percepatan Peningkatan Level Kapabilitas APIP dan Maturitas SPIP”, seminar nasional yang berlangsung di The Sunan Hotel Surakarta ini dibuka oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Program Beasiswa STAR ini, kata Kepala BPKP Ardan Adiperdana telah bekerja sama dengan 27 perguruan tinggi negeri dan memberikan beasiswa S1/D-1V dan S2 kepada 3.483 Pengelola Keuangan Negara. Dari program beasiswa ini, sebanyak 1.088 orang telah berhasil menyelesaikan studinya dengan baik, dengan rincian 884 orang merupakan lulusan pascasarjana dan 204 sisanya berasal dari program sarjana.

Dari jumlah lulusan tersebut, 631 orang merupakan pegawai negeri sipil pemerintah daerah dan 457 orang pegawai negeri sipil kementerian/lembaga. Jumlah lulusan yang sangat besar tersebut, menurut Ardan, akan menjadi working capital yang sangat berharga untuk mewujudkan kualitas akuntabilitas keuangan negara dan pembangunan yang semakin baik.

img_5807
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membuka Seminar Nasional BPKP, Kamis (20/10/2016).

Dalam kesempatan tersebut, inspektur dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sumadi turut memaparkan evaluasi peningkatan level kapabilitas APIP & pencapaian maturitas SPIP level 3 yang telah dilakukan di daerah Yogyakarta. Dari hasil evaluasi tersebut, ada beberapa poin yang seharusnya terus dijaga oleh alumni STAR-BPK khususnya yang mengemban amanah di daerah Yogyakarta.

Beberapa poin tersebut yaitu harus mengedepankan nilai-nilai budaya satrya sebagai falsafah PNS DIY, harus mengemban visi & misi yang telah di tetapkan oleh pemerintah DIY, harus mempunyai komitmen untuk bersih, maju dan inovatif dalam perencanaan, pelaksanaan dan pertanggungjawaban kegiatan dan anggaran, harus memberikan dukungan penuh atas keistimewaan DIY melalui perannya masing-masing, dan juga memanfaatkan APIP (inspektorat) sebagai “sharing patner”. [](afifah.red.uns.ac.id)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You May Also Like

IKUTI WEDANGAN IKA UNS XXXII

Layaknya BOM yang akan terus meledak dimana2!!💣 Virus corona yg begitu liar tak terkendali… Akan dijinakkan dengan olahraga!! Pertanyaannya,,, Olahraga yg bgmn??🤔 Temukan jawabannya hanya di WEDANGAN IKA UNS XXXII…
View Post