poster

Seni teater tradisional merupakan salah satu hasil kebudayaan serta peninggalan leluhur yang sangat bernilai. Dewasa ini, di kalangan mahasiswa keberadaan seni teater tradisional mengkhawatirkan karena mereka lebih memilih seni teater modern daripada seni teater tradisional. Mereka beranggapan seni teater tradisional merupakan hal yang kuno dan ketinggalan zaman. Anggapan inilah yang menjadikan seni teater tradisional semakin tergeser oleh seni teater modern yang semakin mengglobal. Tidak hanya di kalangan pelajar dan mahasiswa saja, masyarakat Indonesia pun hanya sebagian yang masih melestarikan dan mengadakan pertemuan atau paguyuban untuk mengapresiasi seni teater tradisional yang memiliki nilai estetis tinggi ini.

 Melihat kondisi ini, Fakultas Ilmu Budaya UNS tergerak untuk menggelar Festival Teater Tradisional “Goenoeng Kendhil” dengan tema Visualisasi Cerita Rakyat dalam Teater Tradisional”, Sabtu (6/5) di Aula Fakultas Hukum UNS.

Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka memeriahkan Dies Natalis UNS ke-41 tersebut diketuai oleh Sahid Teguh Widodo salah satu dan sekaligus guru besar di Prodi Sastra Daerah FIB.

“Festival ini sebagai ajang untuk menampilkan kreativitas dan inovasi dalam bentuk teater tradisional”, ungkap Putri, mahasiswa Prodi Sastra Daerah angkatan 2015 yang juga sebagai panitia. “Disamping sebagai upaya menumbuhkan rasa bangga serta melestarikan cerita rakyat pada daerah masing-masing”, lanjutnya.

Target kegiatan adalah mahasiswa aktif dari perguruan tinggi di Indonesia. Untuk syarat dan ketentuan klik disini.

sumber: http://fib.uns.ac.id

Komentar

Shares