Tausiyah tersebut disampaikan Kiai H. Hartono, S.Ag,MM, sebagai  pimpinan Pondok Pesantren Al Amin, Palur di acara Silaturahmi Keluarga Besar Fakultas Ilmu Budaya Unieversitas Sebelas Maret, Kamis, (6/7) di halaman gedung 3.

Di hadapan kurang lebih duaratusan peserta beliau memberikan pencerahan bagi semua pihak yang hadir bahwa dengan berharap ampunan akan membuat kerukunan. Kerukunan akan membawa kedamaian, karena pada dasarnya manusia itu bernaluri yang sama yaitu bermakna suci, keinginan dan kesamaan yang sama. Menjaga kesatuan antar umat mencerminkan jati diri kita, bahwa kita semua berasal dari Tuhan yang sama. Salah satu cara kita menaati perintah-Nya adalah dengan mengasihi dan mengampuni Saudara-saudara kita.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut adalah segenap pimpinan di lingkungan FIB, tenaga pendidik, tenaga kependidikan, mahasiswa dan tamu undangan lainnya.  Termasuk didalamnya para sesepuh Fakultas Imu Budaya yang telah menjalani masa purna tugas.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Supardjo dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan tersebut dan mengungkapkan, “Kegiatan silaturahmi rutin  ini bertujuan untuk mempererat tali kasih dan persaudaraan antara kita semua. Terima kasih pada para sesepuh yang berkenan hadir. Mohon doa restunya, agar ke depan Fakultas Ilmu Budaya mampu mewujudkan visi dan misi yang telah dicanangkan dalam Renstra Fakultas Ilmu Budaya  UNS”.

Kegiatan berlangsung tertib dan lancar, berkat dukungan berbagai pihak. Termasuk di dalamnya kelompok keroncong De Java Ochestra dari Prodi Sastra Daerah yang mampu menghibur peserta disela-sela acara inti.  Lagu-lagu islami yang dibawakan menambah suasana sejuk bagi pendengarnya. Di penghujung acara,  ditutup dengan doa dan jabat tangan saling maaf-memafkan di antara semua peserta.

Komentar

Shares