Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret (FEB UNS) akan menggelar Conference on Business, Economics and Social Sciences (SMICBES), 9 – 10 Agustus 2017. Acara yang telah berlangsung keempat kalinya ini akan dihelat di Best Western Premier Hotel Solo. Pada konferensi internasional kali ini, FEB UNS bekerjasama dengan Asosiasi Program Doktor Manajemen Indonesia (APDMI) dan Himpunan Indonesia untuk Pengembangan Ilmu-ilmu Sosial (HIPIIS).

Konferensi yang akan dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo ini mendatangkan 3 keynote speakers yaitu Prof. James E. Owers dari Harvard University (USA), Prof. Ali Fatemi dari DePaul University (USA) dan Prof. Amine Tarazi dari University of Limoges, Perancis. Selain itu konferensi ini juga menghadirkan pembicara lainnya antara lain Prof. Ravik Karsidi dari Universitas Sebelas Maret, Prof. Bruno Sergi dari University of Messina (Italia), dan Prof. Mehmet Huseyin Bilgin dari Istanbul Medeniyet University, (Turki).

Selain sebagai sarana untuk diseminasi hasil penelitian di bidang bisnis, ekonomi dan ilmu sosial, SMICBES juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas penelitian dan publikasi ilmiah. Konferensi ini juga memberikan kesempatan bagi peneliti dari Indonesia dan UNS pada khususnya untuk dapat meningkatkan wawasan tentang topik penelitian yang up to date dari pakar-pakar penelitian dari universitas ternama didunia.

SMICBES diharapkan dapat meningkatkan jaringan dan kerjasama dengan peneliti baik dari dalam dan luar negeri sehingga diharapkan dapat meningkatkan jumlah penelitian, publikasi ilmiah dan riset terapan yang dapat memberi kontribusi bagi ilmu pengetahuan dan masyarakat.

Oleh karena itu, konferensi ini akan memfasilitasi sejumlah artikel terbaik untuk dapat dipublikasikan di 15 internasional bereputasi (terindeks di SCOPUS) yang menjadi partner dalam konferensi ini.

Dalam konferensi ini, terdapat 232 paper yang akan dipresentasikan oleh para peneliti baik yang berasal dari Indonesia maupun dari luar negeri seperti Malaysia, Thailand, Inggris, Perancis, Australia, India dan Jepang.

Komentar

Shares